DKK: 50 Tenaga Medis dan 28 Santri Di Kendal Positif Covid-19

Foto ilustrasi Covid-19.

 

HALO KENDAL – Peningkatan jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Kendal semakin mengkhawatirkan.

Setelah sebelumnya diberitakan 15 tenaga medis di Puskesmas Kaliwungu yang terpapar Covid-19, kini kasus penularan corona di Kendal semakin massif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, hingga kini jumlah tenaga medis di Kabupaten Kendal yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 50 orang.

Selain itu ada 28 santri dari dua pondok pesantren juga terkonfirmasi positif corona.

Dikatakan, dengan bertambahnya jumlah tenaga medis yang terpapar Covid-19, mengakibatkan ditutupnya pelayanan rawat inap di Puskesmas Kaliwungu.

“Pelayanan kesehatan rawat inap terpaksa ditutup selama 14 hari ke depan menyusul bertambahnya jumlah tenaga medis yang terpapar Covid-19,” terang Ferinando, Selasa (22/9/2020).

Ferinando menjelaskan, dari 15 tenaga medis yang terpapar Covid-19, ada satu orang yang terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kebondalem Kendal.

“Sedang sisanya harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” imbuh Feri.

Akibat krisis tenaga medis ini, Dinkes Kendal terpaksa mengirimkan sejumlah tenaga medis dari Puskesmas Pembantu.

“Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat seperti rawat jalan tetap berjalan meski dengan jam yang dibatasi,” ungkapnya.

Ditanya soal adanya dua pesantren yang menjadi klaster baru, Feri mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas tentang hal ini.

“Hari ini total sudah ada 28 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ponpes DA di daerah atas ada 16 yang positif dan ponpes PMS di daerah bawah ada 12 santri yang positif,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.