in

Ditresnarkoba Polda Jateng Amankan Sabu-sabu Siap Edar Seberat 900 Gram

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Luthfi Martadian saat rilis kasus pengungkalan narkoba seberat 900 gram di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, Selasa (21/9/2021).

 

HALO SEMARANG – Selama sepekan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda menangkap lima pengedar narkoba yang beraksi di empat tempat kejadian perkara di wilayah pantura.

Dari tangan kelima tersangka tersebut Polda Jateng amankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 900 gram. Rencananya narkoba tersebut akan diedarkan di wilayah Jawa Tengah.

Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Luthfi Martadian mengungkapkan, kelima tersangka yang ditangkap yakni berinisial AJ, ARS, AP, B, dan IW. Penangkapan pertama dilakukan di Jalan Kanguru Kota Semarang, pada Senin (13/9/2021). Tersangka yang ditangkap AP dengan barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram.

“Dari pengakuan tersangka AP, dia disuruh oleh seseorang yang saat ini masih buron. Tersangka sudah dua kali mengedarkan sabu-sabu. Pertama tersangka berhasil mengedarkan 100 gram sabu-sabu, kedua belum berhasil mengedarkan,” jelas Kombes Luthfi, saat rilis kasus di Kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, Selasa (21/9/2021).

Penangkapan kedua dilakukan tersangka Brus di wilayah Pekalongan, Kamis (16/9/2021). Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat 50 gram.

“Tersangka sudah dua kali mengedarkan. Aksi pertama berhasil dilakukan, aksi kedua kami gagalkan,” tuturnya.

Kemudian penangkapan tersangka ketiga yakni IW pada Jumat (17/9/2021). IW ditangkap di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti seberat 55,2 gram.

“Tersangka mengakui bahwa telah melakukan dua kali peredaran narkoba,” tuturnya.

Selanjutnya, kata Kombes Luthfi, petugas juga menangkap dua pelaku di dua tempat kejadian perkara (TKP), pada Sabtu (18/9/2021). Dua pelaku itu AJ dan ARS.

“AJ ditangkap di Banyumanik, Kota Semarang. Hasil keterangan tersangka AJ disuruh seseorang untuk mengirimkan sabu-sabu tersebut ke ARS di Ungaran, Kabupaten Semarang,” ujar dia.

Menurutnya barang bukti dari kedua tersangka tersebut didapati sabu-sabu seberat 700 gram. Pihaknya akan mengejar pelaku yang menyuruh kedua tersangka itu.

“Kelima tersangka tersebut dijerat pasal 114 ayat 2 pasal 112 ayat 2 UU Nomor 30 tahun 2000 tentang narkoba dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, dan paling singkat 6 tahun penjara serta 20 tahun penjara,” paparnya.

Kombes Luthfi mengatakan, kelima tersangka berbeda jaringan. Namun pihaknya masih berusaha mengungkap aktor di balik peredaran sabu-sabu di wilayahnya.

“Pelaku ditangkap di tempat yang berbeda dan tidak saling mengenal,” tandasnya.(HS)

Share This

Tinjau Simulasi Penyelenggaraan Event, Ini Kritikan Bupati Kendal

26 Sumur Minyak Peninggalan Belanda di Kendal Akan Difungsikan