in

Ditikam Pemalak, Operator Wahana Pasar Malam di Kendal Meninggal Dunia

Lokasi penusukan operator wahana pasar malam di lapangan Tanggul Malang, di Desa Korowelang Kulon, Cepiring, Kendal, Kamis siang (13/7/2023).

HALO KENDAL – Aris Irmawanto (29), seorang operator salah satu wahana di pasar malam lapangan Tanggul Malang di Desa Korowelang Kulon, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, meninggal dunia usai ditikam senjata tajam oleh seseorang, pada Kamis siang (13/7/2023).

Kapolsek Cepiring, AKP Edy Febrianto, membenarkan peristiwa penusukan tersebut, dan saat ini kasusnya sudah ditangani Unit Reskrim Polres Kendal.

Dijelaskan, korban diketahui merupakan warga Magelang yang bekerja sebagai operator wahana di Pasar Malam Tanggul Malang, Korowelang Kulon. Korban meninggal dunia diduga ditikam oleh pelaku berinisial WK alias Gentho (30) warga Desa Pidodo Kulon, Patebon, Kendal. Saat ini pelaku sudah berhasil diamankan.

“Ya ada kejadian penusukan di pasar malam lapangan Tanggul Malang, Korewelang Kulon, pada Kamis siang (13/7/2023) dan korban meninggal dunia. Setelah dilakukan pengejaran, akhirnya pelaku WK warga Pidodo Kulon, Patebon berhasil diamankan Tim Buser Polres Kendal dan anggota Polsek Cepiring di sekitar wilayah Gringsing, Kabupaten Batang. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal,” terang Kapolsek, Kamis malam (13/7/2023).

Akibat peristiwa tersebut, kegiatan wahana pasar malam keliling di Lapangan Tanggul Malang Korowelang Kulon tersebut harus ditutup untuk beberapa waktu.

Sementara menurut penuturan teman korban, bernama Ali, yang juga operator pasar malam, kejadiannya saat korban tengah mengecek wahana kuda putar pasar malam. Korban didatangi pelaku yang diduga mabuk dan ingin meminta uang keamanan kepada korban.

“Pelaku itu mau minta uang keamanan. Dia sama temannya, tapi yang satu orang cuma nungguin. Sambil nantang-nantang mau malak gitu. Namun karena korban tidak membawa uang lalu terjadilah cekcok dan ribut,” terangnya.

Ali mengaku tidak menyadari jika temannya telah menjadi korban tusuk pelaku pemalakan. Karena saat kejadian dirinya tengah fokus mengejar pelaku yang kabur mengendarai sepeda motor.

“Tahu-tahu ada teman yang bilang, itu ada yang kena. Setelah dilihat korban ternyata sudah tergeletak dengan luka berdarah di bagian dada kiri. Setelah itu, korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat,” ungkapnya.

Ali menambahkan, setelah dibawa ke Puskesmas, korban kemudian dirujuk ke RSUD Kendal. Namun, nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan.

“Kami berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Didik Prastiawan membenarkan, pelaku WK alias Gentho adalah warganya. Pelaku dikenal kerap membuat masalah di wilayahnya.

“Infonya sudah diamankan kepolisian,” ujarnya. (HS-06)

 

Musin Depan Wajib Raih Trofi

Setyo Budi Open Gelar Kelompok Dasar dan Madya Tingkat Kota Semarang