in

Ditemukan Terbakar, Pria Di Kendal Diduga Bunuh Diri

Petugas Polres Kendal, mengevakusi pria yang diduga membakar diri, di area bekas rumah makan di Kelurahan Langenharjo, Kendal, Kamis sore (21/1/2021).

 

HALO KENDAL – Warga Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal digegerkan dengan penemuan, jasad pria yang diduga membakar diri di bekas rumah makan atau pusat oleh-oleh Kendal, sekira pukul 15.30 WIB, Kamis (21/1/2021).

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Gineung Pratidina, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, identitas jenazah diketahui bernama Karmadi (56) bin Satimin, warga Kelurahan Langenharjo RT 04 RW 05, Kecamatan Kendal.

Dikatakan, awalnya penemuan korban yang diduga bunuh diri ini berasal dari lapran warga.

Sesuai keterangan saksi, M Riefky Hasiyem Auliya Rakhim (22) dan Muamir Fitri (22), mereka berdua mendapatkan informasi, jika di pinggir Jalan Soekarno – Hatta Kendal ada orang terbakar.

“Kemudian keduanya mendatangi tempat yang dimaksud dan mendapati ada laki-laki yang tergeletak dan sekujur tubuhnya terdapat luka bakar. Selanjutnya kedua saksi melaporkan penemuan kasus tersebut kepada petugas di Polsek Kota Kendal,” terang Kasat Reskrim Kendal.

Dijelaskan oleh AKP Gineung Pratidina, setelah mendapatkan informasi, pihak Polsek lalu mendatangi tempat kejadian untuk memastikan laporan.

Dan didapati ada seorang laki-laki tergeletak dalam keadaan meninggal dunia dan terdapat luka bakar di badannya.

“Lalu unit Reskrim Polsek Kota Kendal menghubungi piket Reskrim dan Unit Identifikasi. Selanjutnya dilakukan olah TKP,” jelasnya.

Setelah diketahui identitasnya, pihak kepolisian segera mengabarkan kasus ini ke keluarga.

Dari informasi kakak kandung korban, Annisa (60), warga Kelurahan Langenharjo RT 04 RW 05 Kecamatan Kendal, korban sehari-harinya bekerja sebagai buruh. Diduga aksi bakar diri ini dikarenakan depresi.

“Adik saya sering mengalami sakit kepala. Selain itu ia sampai sekarang ini belum menikah hidup seorang diri,” ungkapnya.

Untuk menguatkan keterangan para saksi, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Soewondo Kendal guna dilakukan pemeriksaan visum luar.

Dari hasil pemeriksaan dokter di RSUD Soewondo Kendal, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum dijelaskan oleh pihak kepolisian terkait kronologi dan penyebab kematian korban.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut. Serta tidak bersedia dilakukan autopsi.(HS)

Bantuan Masvidal Menguatkan Persiapan Poirier

12 Nelayan yang Hilang Di Perairan Laut Batang Belum Ditemukan