in

Ditemukan Kasus Positif Covid-19 di Sekolah, Semarang Waspadai Muncul Klaster PTM

Gunawan Saptogiri.

 

HALO SEMARANG – Setelah diselenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah hasil skrining dari Dinas Kesehatan ditemukan kasus positif Covid-19. Sedikitnya ada tujuh siswa dan satu guru, terpapar positif Covid-19.

Hal menjadi kewaspadaan munculnya klaster penyebaran Covid-19 klaster sekolah di Kota Semarang. Sebelumnya dikabarkan ada empat sekolah, yakni 2 SD Negeri, 1 SD swasta dan 1 SMP Swasta. Hal ini dikhawatirkan terjadi penyebaran meluas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri saat dikonfirmasi membenarkan informasi mengenai adanya tujuh siswa dan satu guru yang dinyatakan positif tersebut. “Setelah ditracing yang lain sudah negatif, sehingga bukan klaster Covid-19 di sekolah,” katanya, baru-baru ini.

Dirinya memastikan, mengenai adanya sejumlah siswa dan guru yang dinyatakan positif tersebut, telah dilakukan penanganan tindaklanjut.

“Tidak ada masalah, pekan depan bisa PTM lagi. Karena bukan klaster Covid di sekolah. Sekarang siswa sudah negatif,” katanya.

Camat Semarang Selatan, Eko Yuniarto mengatakan, pihaknya mengaku telah melacak adanya informasi penyebaran di empat sekolah tersebut.

“Sudah terlacak. Siswa warga Lamper Tengah sudah dinyatakan sehat dan negatif. Guru warga Kedungmundu juga sudah dinyatakan negatif dan sehat. Rencana PTM, pekan depan sudah dilaksanakan kembali,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moch Abdul Hakam mengatakan, hasil tracing yang dilakukan terhadap 15 kontak erat di setiap kasus menunjukkan hasil negatif Covid-19. Pihaknya memastikan tidak ada klaster Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Ada dua sekolah selama dua pekan sementara berhenti dulu,” ujarnya.

Dijelaskannya, siswa dan guru yang terpapar merupakan orang tanpa gejala (OTG). Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh pihaknya, kata Hakam, penularan tersebut diduga tidak terjadi di lingkungan sekolah.

“Ada kemungkinan guru dan siswa tersebut terpapar di rumah atau di tempat umum,” terangnya.

Hakam, juga meminta agar penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM dilakukan secara ketat. Guru maupun siswa diminta untuk bersikap jujur apabila mengalami kondisi tidak fit.(HS)

Share This

Esports Jateng Lolos Final PON Papua, Ganjar : Kita Bangga, Anda Mendobrak di Awal

Pantau PTM TPQ di Kendal, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Jawa Tengah