Ditawari Holm, Germaine Pilih Lawan Nunes

Germaine de Randamie (kiri) ketika mengunci leher Julianna Pena.(dok)

 

HALO SPORT – Dua petarung teratas Ultimate Fighting Championship (UFC) putri, Holly Holm dan Germaine de Randamie, sama-sama meraih kemenangan pada UFC Fight Island 4 di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (4/10/2020) pagi WIB.

Holm yang tampil dalam duel main event mengalahkan Irene Aldana dengan kemenangan angka mutlak. Tiga hakim memberikan nilai 50-44, 50-45, dan 50-45.

Holm memegang kendali pertarungan sejak ronde pertama. Kombinasi serangannya begitu efektif sehingga merusak ritme Aldana.

Kemenangan ini membuat Holm kembali diperhitungkan dalam perebutan gelar juara kelas bantam. Petarung 38 tahun itu menyatakan siap memburu gelar juara kelas bantam.

‘’Target saya adalah mendapatkan gelar,’’ ungkap Holly yang mengawali karier sebagai petinju seperti dikutip MMA Fighting.

‘’Saya ingin pensiun dengan sebuah gelar. Jika Anda tidak berjuang untuk sebuah gelar, buat apa? Jika Anda tak mencoba menjadi nomor satu, buat apa?’’ tambahnya.

Sementara itu, Germaine de Randamie meraih kemenangan meyakinkan selepas membuat Julianna Pena pingsan pada ronde ketiga. Germaine berhasil melakukan guillotine choke kepada lawannya.

Pena sebenarnya berusaha melepaskan diri. Dia meronta-ronta, sedangkan kepalanya terhimpit di bawah lengan De Randamie.

Laga tak berakhir dengan tap-out. Pena sudah lemas duluan karena pingsan.
Hasil ini menegaskan status Germaine sebagai petarung nomor satu di kelas bantam putri UFC. Ketika ditanya kemungkinan melawan Holm, dia mengelak.

De Randamie lebih tertarik untuk kembali menantang sang juara bertahan Amanda Nunes.

‘’Tahan sabuk Anda (Nunes). Sang Iron Lady di sini,’’ tutur Germaine.
Petarung asal Belanda berusia 36 tahun itu dikenal ganas di oktagon. De Randamie menguasai tinju, kickboxing dan jiu-jitsu Brasil.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.