in

Ditargetkan Enam Bulan Mengalir, IPA Kesugihan Cilacap Mulai Dibangun

Peletakan batu pertama pembangunan IPA Kesugihan, yang merupakan kerja sama investasi dan pengelolaan unit produksi, Sabtu (2/10). (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama Perumdam Tirta Wijaya dan PT Nindya Tirta Unggul, mulai membangun instalasi pengolahan air (IPA) di Kecamatan Kesugihan. IPA tersebut ditargetkan sudah bisa melayani pelanggan dalam enam bulan ke depan.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan IPA yang merupakan kerja sama investasi dan pengelolaan unit produksi itu, dilaksanakan Sabtu (2/10), dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf beserta para asisten, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Kesugihan, Direktur PT Nindya Tirta Unggul, Suratman, Direktur Perumdam Tirta Wijaya, serta sejumlah undangan.

Nantinya setelah proyek ini rampung, diharapkan IPA tersebut dapat melayani pelanggan dengan kapasitas produksi 110 liter per detik, atau setara 400 m3 per jam.

Direktur Perumdam Trirta Wijaya, Bambang Yulianto, menjelaskan kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan Perumdam Tirta Wijaya, seiring permintaan pelanggan yang semakin banyak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati, yang telah mensupport kami dalam rangka kerja sama dengan PT Nindya Tirta Unggul. Sehingga pekerjaan ini dapat berjalan,” kata Bambang.

Direktur PT Nindya Tirta Unggul, Suratman mengatakan acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan terdahulu. Sebelumnya pada 18 Mei 2021, pihaknya bersama Pemkab Cilacap telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama pembangunan IPA Kesugihan, dalam bentuk build-opreate-transfer (BOT).

PT Nindya Tirta Unggul selaku konsorsium, mendanai pembangunan peningkatan infrastruktur IPA Kesugihan berikut kelengkapannya senilai Rp 55 miliar.

“Dalam kerja sama investasi ini, kita akan menyiapkan air sebesar 110 liter per detik. Mudah mudahan setelah peletakan batu pertama ini, enam bulan ke depan airnya sudah bisa tersalurkan ke masyarakat, untuk peningkatan produksi Perumdam Tirta Wijaya ”, kata Suratman.

Bupati Tatto Suwrato Pamuji menegaskan, air merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan. Jika negara dapat mengelola air dengan baik, maka negara tersebut akan selamat dari bencana.

“Maka hari ini kita membangun proyek ini, untuk pemenuhan kebutuhan air masyarakat di Cilacap. Juga mempersiapkan pusat ekonomi dan industri yang membutuhkan air”, kata Bupati.

Dalam kerja sama ini diatur harga curah air per meter kubik Rp 3.900, dengan ekskalasi kenaikan 5 % per tahun, selama periode 15 tahun. Kerja sama ini tidak hanya berlatar belakang bisnis. Tetapi sejalan dengan arah pembangunan pemerintah yang menitik beratkan pada pemenuhan hajat hidup masyarakat, salah satunya adalah sektor air dan sanitasi.(HS-08)

Share This

Kinerja Pengumpulan ZIS Baznas Klaten Terus Membaik

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (3/10/2021)