in

Dispermadescapil Jateng Gencarkan Perekaman e-KTP Bagi Warga Berusia Belum Genap 17 Tahun

Kepala Dispermadescapil Provinsi Jateng, Sugeng Riyanto.

 

HALO SEMARANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadescapil) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP bagi warga yang berusia belum genap 17 tahun.

Kepala Dispermadescapil Provinsi Jateng, Sugeng Riyanto mengatakan, kemudahan dalam perekaman e-KTP telah dibuka seluas-luasnya dengan pelayanan jemput bola.

“Sudah banyak yang memasang aplikasi di tingkat desa. Yang harus ke dukcapil atau kecamatan hanya untuk perekaman saja,” kata Sugeng kepada halosemarang.id, Kamis (29/7/2021).

Diungkapkannya, data per 15 Juli 2021, perekaman e-KTP di Jateng telah melebihi data wajib yang telah direncanakan. Hal ini disebabkan karena banyaknya antusias warga melakukan perekaman e-KTP.

“Per tanggal 15 Juli 2021 lalu, wajib e-KTP Jawa Tengah sebanyak 28.126.986. Perekaman yang sudah kami lakukan 29.260.118 alias 103 persen,” ungkapnya.

Ia menuturkan, angka terbanyak dalam perekaman e-KTP di Jateng berada di Kota Tegal mencapai 106 persen. Sedangkan yang terendah berada di Kota Salatiga sebanyak 97,7 persen. Dari jumlah tersebut masih tersedia blangko e-KTP sekitar 390 ribu.

“Usia menjelang 17 tahun itu sudah direkam datanya. Sehingga nanti saat usia 17 tahun tinggal mengambil e-KTP saja,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah menjadi percontohan oleh seluruh provinsi di Indonesia.

“Kendala di Jawa Tengah secara praktis tidak ada, karena Jawa Tengah menjadi tauladan tingkat nasional,” ujarnya.

Sugeng meminta masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan.

“Kemudahan untuk data kependudukan nasional sudah dibuka seluas-luasnya, masyarakat tidak usah datang ke dukcapil setempat untuk mengurus dari awal,” paparnya.(HS)

Share This

Respon Seruan Ganjar, Mahasiswa UPGRIS Bikin Hand Sanitizer Bagi ke Pedagang Pasar

85.565 Bantuan Beras PPKM Disalurkan, Masing-masing KPM Mendapat 10 Kilogram