in

Diskusi Soal KIT Batang dengan Komisi C DPRD Jateng, Pejabat Kemenko Marves : Jangan Sampai Rakyat Kekurangan Air

Diskusi Komisi C DPRD Provinsi Jateng dengan Kemenko Marves, soal pengelolaan air baku KIT Batang. (Foto : dprd.jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pengelolaan air baku di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, jangan hanya memperhatikan kepentingan bisnis, melainkan juga masyarakat umum. Sinkronisasi untuk memenuhi dua kepentingan tersebut, harus dibicarakan lagi oleh Komisi C DPRD Jateng dengan eksekutif.

Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Infrastruktur Dasar Perkotaan dan Sumber Daya Air (SDA) Deputi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rahman Hidayat, ketika belum lama ini berdiskusi dengan Komisi C DPRD Jateng, membahas tentang pengelolaan air baku di KIT Batang. Diskusi digelar di Ruang Rapat Komisi C.

“Nanti perlu dibicarakan lagi antara Komisi C dan eksekutif, soal kepentingan tersebut. Karena jangan sampai pengelolaan air itu hanya untuk bisnis semata, sementara di sisi lain rakyat justru kekurangan air,” kata Rahman, seperti dirilis dprd.jatengprov.go.id.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Bambang Haryanto, mengatakan diskusi tersebut sangat penting, karena pihaknya ingin mendorong PT Tirta Utama (Perseroda) Jawa Tengah, untuk ikut mengelola air baku di KIT Batang.

Harapannya, dengan pengelolaan tersebut, kinerja Tirta Utama semakin meningkat, sehingga mampu berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami berharap pengelolaan itu bisa digarap Tirta Utama untuk kepentingan daerah,” kata Bambang.

Anggota DPRD Provinsi Jateng, Mustholih mengatakan pengelolaan air baku oleh Tirta Utama, dapat mendukung kepentingan daerah. Dengan kata lain, manfaat ke depannya ditujukan bagi masyarakat.

“Yang jelas, baik secara langsung maupun nggak langsung, nanti kepentingannya untuk masyarakat,” kata Mustholih. (HS-08)

Polairud Polri Berhasil Tangani 665 Kasus Sepanjang 2021

Komnas KIPI Sebut Belum Ada Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi Covid-19