Diskominfo Klaten Gandeng PD Aisyiah Jadi Satgas Keluarga Covid 19

Ketua PD Aisyiah Hj Qomariah bersama anggota, di Gedung Aisyiah Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Kader-kader sepuh Pengurus Daerah Aisyiah Klaten, tidak mau ketinggalan dalam berkiprah bersama pemerintah, mengatasi pandemi Covid 19.

Kader wanita Muhammadiyah di 26 Pengurus Anak Cabang dan 343, ranting itu, menyatakan sikap siap menjadi satgas keluarga, menegakkan kepatuhan protokol kesehatan, untuk menanggulangi Covid-19 di Klaten

“Kami mempunyai 28.986 kader Aisyiah di seluruh wilayah Kabupaten Klaten. Gerakan dakwah kami, lebih pada kegiatan pendidikan, pemberdayaan dan sosial. Termasuk PD Aisyiah sangat perhatian dengan sosialisasi penanganan Covid-19, karena ada bidang kepengurusan kesehatan. Kami PD Aisyiah Klaten bersedia membantu pemerintah dalam penegakan protokol kesehan, di lingkungan pergerakan untuk mengatasi penularan covid 19,” kata Ketua PD Aisyiah Hj Qomariah, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Klaten, Amin Mustofa, di Gedung Aisyiah Klaten Rabu, (3/1) seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Tokoh panutan kader Muhammadiyah yang kini sudah berusia 75 tahun dan masih terlihat enerjik itu, menyatakan lembaganya juga banyak masuk bidang pendidikan, dengan memberi bantuan sosial bagi guru dan anak yang terdampak Covid-19.

Tidak saja sembako dan alat kesehatan, tetapi juga fasilitas jaminan asuransi ketenaga-kerjaan bagi guru sekolah Muhammadiyah.

“Kader Aisyiah siap menjadi satgas keluarga. Kemitraan ini saya berharap bisa berkelanjutan dengan Dinas Kominfo Klaten. Kami juga ingin bersilaturakhim dengan Dinas Kominfo terkait kegiatan Aisyiah” harapnya.

Dalam lawatan silaturahmi kerja kemitraan komunikasi publik itu Amin Mustofa selaku Kordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid 19 Klaten mengungkapkan terus membangun jejaring untuk menyampaikan pesan pemerintah. Ia mengaku penegakan protokol kesehatan itu tidak saja dengan aksi lapangan, tapi juga butuh sosok terpercaya sebagai penyambung lidah agar pesan protokol kesehatan itu bisa diterima masyarakat.

“Menjadi penyampai pesan itu harus orang yang jujur dan terpercaya. Saya yakin ibu-ibu Aisyiah itu sosok jujur dan panutan. Menyampaikan pesan covid 19 itu tidak mudah karena kadang orang tidak percaya karena virus tidak tampak. Untuk menyakinkan itu butuh kepercayaan. Makan Dinas Kominfo Klaten menggandeng PD Aisyiah bekerja sama mengedukasi masyarakat” jelas Amin.

Kunjungan ke PD Aisyiah menjadi lawatan ketiga Dinas Kominfo Klaten dalam membangun kerjasama kemitraan komunikasi publik. Dua lembaga sebelumnya dan sudah dijalin kemitraan adalah PD Fatayat Nadhatul Ulama dan TP PKK Kabupaten Klaten untuk membantu pemerintah menjadi satgas keluarga meneguhkan kepatuhan protokol kesehatan berbasis keluarga.

Wujud kemitraan itu dibuat konten video dari jajaran PD Aisyiah Klaten terkait kesanggupan menjadi satgas keluarga dan menjaga anak dan suami dengan protokol kesehatan. Konten video itu akan disebar-luaskan di lingkungan intern kader Aisyiah agar selalu patuh protokol kesehatan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.