Diskominfo Kembangkan Kelompok Informasi Masyarakat untuk Branding Batang

Rakor Diskominfo Batang dengan para sekretaris kecamatan se-Kabupaten Batang, di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang akan mengotimalkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), yang selama ini sudah ada, tetapi tak berfungsi maksimal.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Batang, Puji Setiyowati, seperti diirlis Batangkab.go.id,  mengatakan KIM dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat.

Nantinya masyarakat secara mandiri dan kreatif, akan mengelola informasi untuk pemberdayaan. Informasi yang disebarluaskan, merupakan informasi positif yang bisa mem-branding Kabupaten Batang, agar dikenal oleh kalangan luas.

Dalam rakor Diskominfo Batang dengan para sekretaris kecamatan se-Kabupaten Batang, di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Kamis (18/2), Puji juga mengatakan upaya memaksimalkan fungsi KIM, adalah dengan melakukan sosialisasi di masing-masing desa.

“Intinya butuh untuk pengembangan KIM, karena saat ini jumlahnya masih 41 desa. Untuk mewujudkan hal ini, butuh koordinasi yang lebih intensif, sehingga diadakan forum ini agar memudahkan koordinasi antara pihak Diskominfo dan kecamatan yang memiliki ruang lingkup pembinaan ke desa/kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari total 15 kecamatan se-Kabupaten Batang rencananya akan dilakukan sosialisasi keliling, di mana per-kecamatan akan dipilih lima desa sebagai perwakilan KIM.

“Sosialisasi ini rencananya akan dimulai pada 1-15 Maret 2021 dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya, dengan protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

Puji berharap, program ini dapat berjalan dengan lancar dan KIM bisa memberikan informasi kepada masyarakat secara mudah dan terbuka.

“Semoga kedepannya, KIM yang sudah terbentuk di tiap-tiap desa ini bisa saling berkompetisi dalam hal penyebarluasan informasi, sehingga Kabupaten Batang semakin maju,” pintanya.

Sementara, Perwakilan Kecamatan Reban Sucipto menyampaikan, beberapa desa di Kecamatan Reban untuk sementara ini masih terkendala jaringan, sehingga dikhawatirkan nantinya fungsi KIM di desa tersebut kurang maksimal.

“Sebagai contoh di Desa Ngadirejo jaringan internet masih kurang stabil, diharapkan peran Diskominfo Batang juga turut membantu sarana dan prasarana yang ada, seperti pemasangan jaringan internet agar kendala seperti ini dapat teratasi,” ujar dia.

KIM merupakan organisasi berbadan hukum yang dibentuk berdasarkan Permenkominfo No.08/Per/M.Kominfo/6/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Komunikasi dan Informatika di Kabupaten/Kota. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.