Dishub Kota Pekalongan Batasi Akses Sejumlah Ruas Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan menutup akses Jl Mataram. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan akan memperketat pembatasan akses sejumlah ruas jalan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan dan pengetatan prokes  pada pemberlakuan PPKM II, sekaligus mendukung Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (6-7 Februari 2021).

Kepala Dishub Kota Pekalongan, Drs Slamet Prihantono MM mengatakan pembatasan akses jalan dilakukan untuk mengurangi pergerakan masyarakat, serta memperkecil kemungkinan muncul kerumunan. Dengan demikian hal ini dapat membantu menekan angka penyebaran Covid-19.

Adapun pembatasan akses jalan dan keramaian, akan dilakukan antara lain di Lapangan Mataram pada pukul 16:00 sampai 06:00 wib dan Alun-alun Kota Pekalongan pukul 20:00-04:00 wib. Adapun untuk akses masuk ke Taman Nursery, Kuripan Lor akan ditutup secara total.

“Untuk Kawasan Jetayu, masih kami pantau. Untuk saat ini memang di kawasan tersebut tidak begitu banyak kerumunan karena kuliner sudah di tata dan dipindahkan. Sehingga akan kami lihat dan evaluasi lagi. Apabila memang dibutuhkan untuk pembatasan maka akan kami lakukan pembatasan,” ungkap Totok, sapaan akrabnya.

Pihaknya juga akan melakukan penyekatan di batas Kota Pekalongan, baik dari arah barat, timur dan exit tol Setono. Selain itu, terkait mobilitas di terminal dan stasiun, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait, untuk lebih ketat dalam menjaga protokol kesehatan, khususnya bagi para penumpang baik yang akan berangkat maupun yang masuk ke Kota Pekalongan.

“Penyekatan dari arah barat kami lakukan di Samsat pekalongan, sedangkan sebelah timur dan dari exit tol kami arahkan di pos Setono. Kami akan lakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Kota Pekalongan. Mereka akan di cek suhu tubuh terlebih dahulu, apabila melebihi batas normal atau diatas 37,3 derajat maka akan dilakukan test rapid oleh Dinas Kesehatan dan selebihnya ditindaklanjuti oleh Dinkes,” terangnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.