Disdukcapil Menyapa Masyarakat, Layanan Di Tengah Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bambang Dwiyono.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal meluncurkan aplikasi “Pak Dalman” (Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Online bagi Penduduk Kabupaten Kendal), Kamis (12/11/2020).

Tujuannya untuk memudahkan dalam melayani masyarakat, di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk menggunakan aplikasi ini, masyarakat bisa “berinteraksi” dengan mengunduh aplikasi “Pak Dalman” yang bisa diunduh melalui playstore ponsel pintar.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bambang Dwiyono mengatakan, kini layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) secara online, juga bisa diakses melalui Website: layanandispendukcapil.kendalkab.go.id.

“Aplikasi Pak Dalman yang dapat diunduh di Play Store, pengaktifan KTP untuk keperluan BPJS, perbankan, KUA, multifinance dan BPN, bisa menghubungi nomor Whatsapp: 0815 7882 2555,” terang Bambang saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskan, pengisian layanan online tersebut, mudah dilakukan dengan catatan, didukung kelengkapan dokumen.

Menurutnya, jika dokumen belum lengkap otomatis akan ditolak sistem. Dengan diluncurkannya aplikasi Pak Dalman ini, menurutnya untuk memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kini program Dukcapil Menyapa Masyarakat, melalui vidcon telekonferen dilaksanakan sebulan dua kali. Pada bulan Oktober sudah dua kali. Dan pada bulan November, dilaksanakan Kamis (12/11/2020), mulai jam 10.000 – selesai,” ungkapnya.

Bambang menambahkan, khusus pelayanan pada hari Minggu atau hari libur, layanan online tetap hadir di masyarakat. Bahkan setiap hari, pelayanan jemput bola ke wilayah juga dilakukan demi pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini, tujuannya semata-mata untuk membahagiakan masyarakat Kendal di empat wilayah UPTD Disdukcapil, yakni wilayah Weleri, Sukorejo, Boja dan Kaliwungu. Semua urusan administrasi kependudukan tidak ada biaya, gratis. Silakan urus sendiri, cepat, tidak berbelit belit, bisa dengan online gunakan Aplikasi Pak Dalman,” paparnya.

Selain Itu, Disdukcapil juga menyiapkan layanan langsung, bagi warga yang rentan dan difabel, jompo, maupun yang sakit dengan prioritas datang langsung ke rumah warga.

“Tentu kami membutuhkan kerja sama untuk kelancaran pelayanan. Dengan didukung dengan data yang benar, dipastikan pelayanan langsung jadi. Semisal mengubah KK dan Data KIA (Kartu identitas anak), paling lama 17 hari langsung jadi. Jika pembuatan baru dan penambahan data lain paket, KTP, KK, Akte, tidak lebih dari tujuh hari,” imbuh Bambang.

Bambang juga menegaskan, program ini semata-mata untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah masa pandemi. Untuk itu, dirinya berharap kepada masyarakat, agar mematuhi protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah.

“Aplikasi ini akan terus kami sempurnakan ke depannya, sehingga benar-benar memberikan kepuasan terhadap masyarakat baik dari segi waktu maupun teknis pelaksanaannya pada masa pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Sementara itu salah satu warga Weleri, Doni (20), yang memanfaatkan aplikasi ini mengatakan, aplikasi layanan sebagai bagian dari pelayanan daring sangat bagus dalam mendukung kebijakan pemerintah, terutama penerapan social distancing maupun physical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Di samping itu, dari segi waktu sangat efektif. Karena menurut saya, warga tidak perlu lagi ke kantor dinas untuk mengurus administrasi. Tapi cukup dari rumah sehingga dapat mengerjakan aktivitas lainnya,” ungkapnya.(HS-EI)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.