in

Dipilih Sebagai Observasi Rukyatul Hilal, Pantai Muara Kencan Kendal Digadang Sebagai Wisata Edukasi Falakiyah

HALO KENDAL – Dalam pengamatan rukyatul hilal sebaiknya dilaksanakan di tempat yang luas dan terbuka, yang medan pandang ufuk baratnya tidak terhalangi oleh benda alami maupun buatan seperti bukit atau bangunan. Maka dari itu tempat yang ideal untuk melakukan observasi adalah pantai yang lebar dan luas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris PCNU Kendal, Abdul Said, saat mendampingi Bupati Kendal, Dico M Ganinduto yang membuka workshop Ilmu Falakiyah yang digelar oleh PCNU Kabupaten Kendal di Pantai Muara Kencan, Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, Kendal, beberapa waktu lalu.

Dari rilis yang diterima halosemarang.id, Senin (10/7/2023), dirinya menerangkan, tempat wisata Muara Kencan Kendal dinilai cukup strategis, sehingga dijadikan tempat observasi (pengamatan) tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Jika nantinya Pantai Muara Kencan, Desa Pidodokulon dijadikan pengamatan Falakiyah, sedikit banyak akan membawa dampak positif, terutama bagi pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar,” kata Abdul Said.

Dijelaskan, kegiatan workshop bertujuan untuk menumbuhkan ilmu Falakiyah, mengingat di era saat ini kurangnya kepedulian terhadap ilmu tersebut. Dalam workshop, peserta diberi pemaparan teknis rukyat dan banyak sekali keilmuan Falakiyah mengenai hisab, metode dan penggunaaan alat.

“Ilmu Falakiyah atau astronomi merupakan ilmu yang mengelola tentang rukyat dan hisab, yang mana untuk pengembangan ilmu tersebut di bawah koordinasi Nahdlatul Ulama,” terang Sekretaris PCNU Kendal.

Salah satu Tim Observasi Hilal PBNU, Rm Khotib Asfuri menjelaskan, untuk melihat Rukyat fokusnya menghadap ke barat, sehingga secara keilmuan pantai ini bisa dijadikan tempat untuk melihat hilal. Tapi seiring perkembangan, maka tempat pegunungan pun bisa dijadikan sebagai lokasi pengamatan.

“Tempat rukyat sekarang sudah berkembang. Artinya bukan saja dilakukan di tepi pantai, namun juga bisa dilakukan di tempat pegunungan. Akan tetapi karena akses untuk menuju lokasi rukyat di pegunungan tidak semudah akses ke daerah pantai, maka dipilihlah pantai untuk observasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, mengaku, Pemkab Kendal mendukung Lembaga Falakiyah PCNU Kendal, yang menjadikan lokasi wisata Pantai Muara Kencan Desa Pidodokulon, sebagai tempat rukyatul hilal.

“Lembaga Falakiyah PCNU Kendal sudah menjalankan aktifitas untuk meningkatkan kapasitasnya. Kami berharap, nantinya Pantai Muara Kencan akan dijadikan tempat referensi yang di support oleh PBNU, sehingga jika nantinya tempat tersebut cocok, maka Pemkab Kendal akan mendukung,” ujarnya.

Setelah dinyatakan sudah sesuai, lanjut Bupati, nantinya Pemkab Kendal akan menyiapkan sarana dan prasarananya. Baik semua kebutuhan alat maupun infrastrukturnya.

“Ke depannya Pantai Muara Kencan, akan dijadikan tempat wisata Edukasi Falakiyah, karena memiliki potensi yang mencukupi. Meskipun nantinya dikelola oleh pihak swasta. Terkait dengan pengembangannya, nanti kami akan tarik investor dalam pengelolaan tempat tersebut,” ungkap Bupati. (HS-06)

 

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Senin (10/7/2023)

Kunjungi Art Jog 2023, Ganjar : Luar Biasa !!!