Dinperpa Kota Pekalongan Sediakan Ribuan Bibit Penghijauan

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE, ketika membuka sosialisasi Kelurahan Menanam dan Pencegahan Banjir Program 100 Hari Kerja Wali kota dan Wakil Wali kota Periode 2021-2026, di aula Balai Penyuluh Pertanian Dinperpa. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan menyediakan bibit tanaman penghijauan untuk 27 Kelurahan, di mana masing-masing memperoleh sekitar 300 bibit tanaman sayur dan lima bibit tanaman keras, seperti jeruk, mangga, dan kelengkeng.

Hal itu disampaikan Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Zainul Hakim SH MHum, ketika mendampingi Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE, ketika membuka sosialisasi Kelurahan Menanam dan Pencegahan Banjir Program 100 Hari Kerja Wali kota dan Wakil Wali kota Periode 2021-2026, di aula Balai Penyuluh Pertanian Dinperpa, Rabu (24/3).

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya Ssn, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH, Amry Chusniyati SH MM, camat, lurah, serta kader PKK Kota Pekalongan.

“Kami pilih jenis tanaman sayur dan buah, agar dalam mendukung program 100 hari kerja wali kota dan wakil wali kota ini dapat dipanen dan didisplay pada kegiatan K3 di Juni. Untuk mekanismenya nanti, sebelum launching akan kami berikan pelatihan terlebih dahulu terkait media tanam yang akan digunakan pada 5-6 April. Kami juga akan berkoordinasi dengan DLH terkait penyedian bibit tanaman keras, selain untuk ketahanan pangan juga untuk penghijauan dan pencegahan terjadinya longsor dan banjir,” terang Hakim, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Lebih lanjut, budi daya tanaman sebetulnya sudah dilakukan oleh masyarakat. Namun kebanyakan jenis tanaman yang ditanam adalah tanaman hias.

Sehingga, pihaknya mendorong untuk pemanfaatan tanaman sayuran agar dimasa pandemi ini dapat dimanfaatkan dalam membantu ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu Wali kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE, mengatakan  diperlukan upaya penanaman pohon, sebagai bentuk menjaga lingkungan. Di samping itu juga membuat lingkungan semakin nyaman dan asri.

“Program Pekalongan Menanam ini, menjadi salah satu program yang masuk ke dalam visi misi saya, bersama Wakil Wali Kota 2021-2016. Harapan kami dengan gerakan menanam pohon dapat membantu mengurangi terjadinya abrasi, longsor, maupun banjir. Untuk menyukseskan program ini, tentu kami bersama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penyediaan bibit tanaman baik tanaman sayur maupun tanaman keras. Termasuk juga sinergitas dengan TP PKK, camat, lurah untuk turut menyukseskan program tersebut,” kata Afzan.

Aaf sapaan akrabnya berpesan, agar masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga lingkungan sekitar dimulai dari diri sendiri.

Terkait implementasi program, lebih lanjut akan dilakukan secara bertahap di tiap kelurahan, dan direncanakan program kelurahan menanam akan dilaunching pada 7 April mendatang.

“Gemar menanam ini perlu ditumbuhkan di mulai dari diri sendiri. Selain itu, juga dalam menjaga lingkungan saya berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ini masih terlihat di jalan, selokan, maupun sungai banyak sampah rumah tangga yang dibuang sembarang,” imbuhnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.