Dinkominfo Kota Pekalongan Gelar Pelatihan Faceprint Bagi Admin di Puskesmas dan Kelurahan

Para admin sistem e-presensi di kelurahan dan puskesmas, mengikuti pelatihan faceprint, di Ruang Broadband Learning Centre (BLC) Dinkominfo Kota Pekalongan. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan, gelar pelatihan penggunaan faceprint untuk para admin sistem e-presensi di kelurahan dan puskesmas. Pelatihan berlangsung di Ruang Broadband Learning Centre (BLC) Dinkominfo, Rabu (13/1).

Pelatihan tersebut digelar karena presensi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan, yang semula menggunakan fingerprint, beralih ke faceprint.

Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Yos Rosyidi  SIP MSi menyampaikan, sebelumnya pelatihan serupa sudah dilakukan ke OPD-OPD dan sudah diimplementasikan.

Dia menilai bahwa penggunaan mesin faceprint cukup efektif, selain untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, sekaligus antisipasi pencegahan penyebaran virus corona.

“Kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan sangat penting. Sejak adanya pandemi Covid-19 presensi dengan fingerprint beralih menggunakan faceprint, sehingga tidak perlu bersentuhan cukup dengan rekaman wajah sudah bisa presensi,” ungkap Yos.

Ditambahkan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian, Nugroho Adhi Pradhana SE MSi, menjelaskan bahwa Faceprint merupakan salah satu inovasi dari Dinkominfo dalam menyikapi pencegahan Covid-19 sehingga hari ini dilakukan pelatihan setting mesin faceprint bagi 23 admin puskesmas dan kelurahan.

“Kami berikan pelatihan untuk bisa mengoperasionalkan mesin faceprint sekaligus memberikan solusi apabila terjadi kendala-kendala yang terjadi pada mesin faceprint. Namun demikian, kami juga memfasilitasi dan siap membantu apabila terjadi kendala pada mesin faceprint di tiap kelurahan maupun puskesmas,” kata Adhi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.