Dinkes Kota Semarang: Seribu Lebih Pedagang Telah Divaksin

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam

 

HALO SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan, sebanyak 1.900 pedagang pasar tradisional di Kota Semarang telah disuntik vaksin. Jumlah itu merupakan data per 4 Maret 2021 dan program vaksinasi bagi pedagang saat ini masih terus berjalan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksinasi bagi pedagang dilakukan merata.

Setiap pasar tradisional mendapatkan kesempatan vaksinasi. Hanya saja, belum seluruhnya pedagang disuntik mengingat jumlah logistik vaksin terbatas.

Pihaknya memprioritaskan para pedagang yang ber-KTP Semarang terlebih dahulu, terutama pedagang yang usianya di atas 50 tahun. Selebihnya, akan disuntik vaksin secara bertahap, termasuk pedagang dari luar kota karena virus bisa saja dibawa oleh pedagang dari luar kota.

“Hampir semua pasar sudah kami masuki. Sudah ada 1.900 pedagang. Selebihnya masih kami upayakan, apalagi yang usianya di atas 50 tahun,” imbuh Hakam, Minggu (7/3/2021).

Menurutnya, sasaran pedagang pasar tradisional memang cukup banyak. Dalam pendataan, Dinas Kesehatan dibantu oleh masing-masing kepala pasar.

Hakam menegaskan, sejauh ini tidak ada penolakan dari para pedagang pasar. Memang hingga saat ini vaksinasi baru menyentuh 1.900 pedagang karena saat diminta untuk vaksinasi mereka beralasan masih berjualan.

“Mereka tidak nolak, cuma karena masih jualan. Waktunya kurang tepat. Maka, kami beri waktu di atas jam 12.00 WIB. Harapannya, tidak mengganggu waktu jualan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, jumlah pedagang lebih dari 10.000 orang dari total di 52 pasar tradisional di Kota Semarang.

Pihaknya telah mendata terutama pedagang yang berdomisili Kota Semarang. Data tersebut juga telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan. Vaksinasi mengikuti jadwal dari Dinas Kesehatan.

“Mereka diberi kesempatan untuk melaksanakan vaksin di puskesmas terdekat. Mereka memang diberi waktu pada siang hari,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.