in

Dinilai Langgar Aturan Perda, Ratusan Spanduk dan Poster Ditertibkan

Penertiban sejumlah reklame oleh Personel Satpol PP Kendal, di perempatan Masjid Agung Kendal, Kamis (12/10/2023)

HALO KENDAL – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kendal kembali menertibkan spanduk dan poster yang dinilai melanggar peraturan daerah (Perda) di sejumlah titik yang ada di Kendal, Kamis (12/10/2023).

Terpantau, para personel Satpol PP mencopoti spanduk di samping traffic light alun-alun Kendal, kemudian menuju ke jalan Masjid Agung Kendal.

Salah satu Petugas Satpol PP Kendal yang sedang menertibkan spanduk dan reklame, Robie Agus Swastain mengatakan, kegiatan merupakan Penegakkan Perda Kabupaten Kendal Nomor 11 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Kami menertibkan spanduk baliho yang melanggar Perda. Di antaranya yang terpasang dipaku di pohon, dan yang terpasang melintang di jalan. Selain itu tidak kita ambil. Untuk rute hari ini di sekitar wilayah Kecamatan Kendal,” terangnya.

Sementara terkait baliho dan poster para bakal calon legislatif (bacaleg), Robie menegaskan, pihaknya tidak menertibkan itu. Karena menurutnya sudah ada bagian lain yang menangani dan berkoordinasi dengan Bawaslu.

“Jadi yang kita ambil yang umum, kalau yang lain tidak kita ambil. Dan kalau soal itu (spanduk bacaleg) sesuai rekom dari sana (Bawaslu). Misal kita ambil itu ada rekomendasi dari sana,” jelasnya.

Salah seorang warga Kecamatan Kendal, Hidayat mengaku, dirinya setuju keberadaan spanduk maupun poster yang terpasang di pinggir-pinggir jalan ditertibkan. Karena reklame tersebut mengganggu keindahan kota.

Bahkan, dirinya menyebut, selain mengganggu pemandangan, spanduk maupun poster juga mengganggu lingkungan. Terutama poster yang terpasang di pohon-pohon dengan cara dipaku, akan berdampak buruk dan fatal sekali.

“Selain melanggar aturan, satu paku yang menancap bisa membuat pohon tersebut mengalami pengkroposan. Bahayanya, jika terjadi angin kencang, karena kropos terus tumbang, kemudian menimpa pengguna jalan,” ujar Hidayat.

Terpisah, Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kendal, Seto Aryono menambahkan, pihaknya sudah ada komunikasi dan koordinasi dengan Bawaslu Kendal terkait penanganan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Saat ini kami hanya mengambil APK yang terpasang sudah rusak, kemudian disimpan di kantor, untuk kemudian diambil oleh masing-masing pengurus parpol maupun bacaleg,” jelasnya.

Sedangkan untuk pemasangan APK yang melanggar, lanjut Seto, pihaknya hanya mengambil foto dan kemudian melaporkan kepada Bawaslu lokasi pemasangannya.

“Kemudian dari pihak Bawaslu yang akan memberitahukan kepada masing-masing parpol atau calonnya, untuk melepas gambar dan memindahkan di tempat yang sesuai,” imbuhnya. (HS-06)

 

Penyelundupan Narkoba ke Lapas Semarang Digagalkan, Modus Pelaku Sembunyikan Sabu-Sabu di Alat Kelamin

Nasmoco Bakal Pamerkan Line Up Lengkap di GIIAS, Mobil Niaga hingga Mobil Sport