in

Dinilai Berhasil, DKP Kendal Siap Lanjutkan Program Budidaya Ikan Nila Salin

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, drh Hudi Sambodo.

HALO KENDAL – Selain cita rasa dagingnya lebih disukai konsumen, secara ekonomi budidaya ikan nila salin juga cukup menjanjikan. Sehingga ikan ini dinilai sangat cocok dikembangkan sebagai salah satu komoditas perikanan budidaya di Kabupaten Kendal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, drh Hudi Sambodo, di sela-sela acara Senam Sehat Gembira dan Bazar UMKM di halaman Kantor DKP Kendal, Jumat (2/2/2024).

Dikatakan, pihaknya akan tetap melanjutkan program budi daya ikan nila salin di tahun 2024. Karena sesuai dengan arahan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk terus berakselerasi mengimplementasikan program terobosan membentuk kawasan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal

“Dipilihnya ikan nila salin menjadi salah satu komoditas produksi perikanan budidaya di Kabupaten Kendal, lantaran pertumbuhan ikan nila salin bisa lebih cepat, bahkan harganya bisa lebih tinggi dari nila biasa,” ujar Hudi.

Dirinya menyebut, Kendal terutama di wilayah pantura, banyak lahan hijau yang sudah tidak bisa dimanfaatkan. Sehingga dengan budi daya ikan nila salin masyarakat bisa memanfaatkan lahan hijaunya tersebut.

Hudi menjelaskan, pengembangan budi daya ikan nila salin telah sukses dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal. Di antaranya di Desa Turunrejo, Kecamatan Brangsong.

“Para pembudidaya di sana memanfaatkan puluhan hektare lahan sawah yang terbengkalai dan disulap menjadi Kampung Nila Salin. Dan itu akan dijadikan percontohan Kampung Nila Salin di Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Hudi, dengan keberhasilan Kampung Nila Salin dari Desa Turunrejo, pihaknya akan melakukan pengembangan budi daya nila salin di wilayah barat seperti di Kecamatan Kendal, Cepiring, Weleri, maupun Ringinarum.

“Yang di Turunrejo sudah kita lihat perkembangannya sangat bagus. Sehingga kanan dan kiri daerah tersebut nanti kita harapkan bisa meniru. Untuk tahun ini kita ingin ke arah barat. Jadi nanti banyak nila salin yang bisa diproduksi dan dibudayakan oleh masyarakat di wilayah sana,” bebernya.

Hudi menambahkan, untuk meningkatkan jumlah produksi ikan di Kendal, pihaknya tetap memberikan bantuan bibit kepada nelayan dan juga akan menebar benih ikan di perairan umum atau di sungai. Untuk jumlahnya masih menyesuaikan lokasi. (HS-06)

 

Pemilu Makin Dekat, 71.966 Pemilih Pemula Terdata di KPU Batang, Polres Lakukan Patroli

Pemeriksaan KPK di Lingkungan Pemkot Semarang, Ini Penjelasan Sekda Kota Semarang