in

Dinas Perdagangan: Stok dan Harga Kebutuhan Pangan Terpantau Aman dan Stabil

Tim monitoring Dinas Perdagangan Kota Semarang melakukan pengecekan harga bahan pangan di pasar Karangayu, beberapa waktu lalu.

 

HALO SEMARANG – Dinas Perdagangan Kota Semarang menyatakan stok ketersedian dan harga kebutuhan bahan pangan pada pekan kedua bulan Ramadan dan menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H masih terpantau aman dan kecenderungan harga pangan stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, bahwa stok dan harga kebutuhan bahan pangan masyarakat di pasar tradisional di Kota Semarang saat ini masih cukup dan harganya stabil. Meski ada kenaikan pada beberapa harga bahan kebutuhan pangan tidak signifikan.

“Ada kenaikan harga bahan pangan tapi kenaikannya masih wajar. Kami juga mengimbau kepada pedagang, dan warga untuk tetap tenang. Karena, tim Satgas Pangan Kota Semarang menjamin bahwa distributor bahan pokok bisa mencukupi ketersediaan untuk masyarakat hingga bulan Juli 2021 mendatang,” katanya, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Semarang, Senin (26/4/2021).

Selain itu, dia juga mengimbau warga supaya tidak terlalu konsumtif.

“Kalau semuanya dibeli untuk persiapan menjelang Lebaran karena khawatir kehabisan stok, saya rasa itu tidak perlu. Karena kami bersama tim melakukan monitoring tiap hari untuk memantau harga bahan pangan di pasar-pasar, termasuk para pengelola atau kepala pasar juga harus memberikan laporan harga ke kami,” tandasya.

Salah satu pedagang Pasar Peterongan, Atik (45) mengatakan, harga bahan pangan masih relatif normal. Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang saat ini menjadi Rp 50 ribu/kg dari sebelumnya Rp 45 ribu/kg.

“Kenaikan harga cabai ini sejak tiga hari yang lalu. Sedangkan harga bawang merah dan bawang putih masih normal harganya, yakni masih berkisar Rp 30 ribu/kg,”katanya.

Pedagang daging ayam, Sri lestari (61) mengatakan, harga daging ayam saat ini turun menjadi Rp 38 rb/kg dari sebelumnya Rp 40 ribu/kg. Dirinya mengaku turunnya harga daging ayam sudah sejak sepekan ini.

“Harga ayam dipengaruhi karena harga dari distributor sudah mahal. Diperkirakan harganya akan naik lagi menjelang Lebaran. Biasanya dalam sehari saya bisa menjual 15 ekor-20 ekor ayam,” pungkasnya.(HS)

Polres Wonogiri Mendapat Peringkat Pertama Inovasi Pelayanan Publik dan WBK

Bank Jateng Cabang Sukoharjo Serahkan Uang Duka Pemkab Sukoharjo Senilai Lebih Dari Rp 2 Miliar