in

Dinas KP3 Sragen Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Mengaku Terbantu

Gerakan Pangan Murah, di Balai Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, baru-baru ini. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN –  Badan Pangan Nasional (Bapanas), bersama Pemerintah Kabupaten Sragen, melaksanakan Gerakan Pangan Murah, di Balai Desa Wonokerso Kecamatan Kedawung, baru-baru ini.

Kegiatan yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia itu, di Sragen dilaksanakan bersamaan dengan Apel Siaga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Idulfitri 2024.

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Ketahanan Pangan Dinas KP3 Kabupaten Sragen, Novi’ah Retno Edi, mengatakan Gerakan Pangan Murah di daerah, dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas yang manangani urusan pangan.

Adapun kegiatan di 38 provinsi dan 514 kabupaten / kota itu, tujuannya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) menjelang Lebaran, dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat.

“Untuk mendukung Gerakan Pasar Murah secara serentak, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KP3) Kabupaten Sragen, mengadakan bazar pangan murah bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Surakarta,” kata dia.

Dalam kegiatan ini penyelenggara menyediakan 300 paket sembako, yang dalam setiap paket, berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter  dengan harga per paket Rp 81 ribu.

Dia menambahkan selain 300 paket sembako, pihaknya juga menyediakan fasilitas distribusi (fasdis) berupa telur yang dijual dibawah harga pasar dengan mensubsidi harga telur Rp 2 ribu/kilogram.

Jadi harga produsen difasilitasi dengan harga jual Rp 22 ribu/kilogram. Mengingat harga telur dipasaran saat ini adalah Rp 26 ribu.

Di samping pasar sembako murah, kegiatan ini juga didukung oleh bazar aneka pangan murah hasil UMKM Kecamatan Kedawung.

Salah satu produk UMKM tersebut, adalah Aneka Keripik RH; Yayuk Yaco Prima Jaya menjual nata de coco, wedang uwuh, jahe instan dll; serta KWT Wiji Rolas dan Gapoktan Sumber Rejeki yang  menjual hasil olahan pertanian.

Kepala Desa Wonokerso, Suparno mengapresiasi kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya.

Ia mengucap syukur atas bantuan pangan yang disediakan dengan harga relatif miring.

“Kami mengundang warga melalui Ketua RT masing-masing sesuai dengan bantuan pangan sebesar 300 paket sembako. Saya Informasikan kepada masyarakat agar datang ke Balai Desa karena ada bazar murah. Atas nama Pemerintah Desa saya mengahaturkan terimakasih telah menyediakan kebutuhan pokok murah untuk warga Desa Wonokerso,” vucapnya.

Sri, salah satu ibu rumah tangga warga dukuh brambang, mengaku senang saat membeli telur harganya lebih murah dari biasanya. Ia juga berniat membeli paket sembako yang dibandrol seharga Rp 81 ribu.

Ia berharap pemerintah lebih sering mengadakan pasar murah yang dianggap dapat meringankan beban pengeluaran terutama di saat Lebaran. (HS-08)

Bupati Sragen Ajak Masyarakat Hadapi Pilkada 2024 dengan Riang Gembira

Mudik Lewat Tol Solo – Jogja, Satlantas Polres Boyolali Batasi Kecepatan Maksimal 40 Km / jam