Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Diincar Banyak Klub Liga 1, Adakah Kesempatan PSIS untuk Kembalikan Bruno Silva?

Bruno Silva saat masih membela PSIS.

 

HALO SEMARANG – Perburuan striker asal Brasil, Bruno Silva yang dilakukan PSIS ternyata memiliki banyak kendala. Selain persoalan harga yang tinggi, striker yang sempat jadi idola publik Semarang di Liga 1 2018 ini juga diburu banyak klub lain di Indonesia.

Informasi yang didapat halosemarang.id, tak hanya PSIS yang memburu tanda tangan pemain berkepala pelontos tersebut.
Klub-klub kaya seperti PSM, Barito Putera, dan Badak Lampung FC kabarnya juga siap “membajak” Bruno Silva. Meski tak menyebutkan tim lain yang mengincar striker buruannya, GM PSIS Wahyoe “Liluk” Winarto mengakui informasi tersebut.

“Ya memang ada beberapa klub di Liga 1 yang informasinya juga menyodorkan kontrak kerja sama dengan Bruno Silva. Bahkan ada klub yang menawarkan dengan harga tinggi, jauh melampoi tawaran yang diajukan PSIS. Kami pun tak mau berspekulasi soal kembalinya Bruno Silva ke Semarang. Yang jelas kami memang masih komunikasi,” katanya, Senin (9/9/2019).

Sementara CEO PSIS, Yoyok Sukawi buka suara tentang rumor merapatnya Bruno Silva kembali ke PSIS. Yoyok mengaku, harga dan gaji eks-pemain PSIS musim 2018 tersebut saat ini di luar kemampuan PSIS.

“Rumor boleh-boleh saja berkembang di publik. Kami tahu, Bruno Silva kelasnya sudah berbeda. Dia kemarin sudah bermain di Liga Arab. Jadi kita tahu nilainya pasti selangit, dan itu di luar kemampuan kami,” ujarnya, Minggu (8/9/2019).

Bruno Silva memang berpeluang pulang kembali ke PSIS usai Patrick Silva Mota dimasukkan dalam daftar transfer. Yoyok menerangkan, pengganti Mota akan diumumkan usai lawan PSM.

Mungkin usai lawan PSM Makassar akan kami sampaikan pengganti Patrick Mota. Intinya harga Bruno Silva sudah di luar kemampuan kami. Bruno Silva kelasnya sudah Liga Arab, kami tahu diri. Kalau Bruno Silva mau dibayar seperempatnya dari bayarannya di liga Arab, baru kami siap datangkan,” sambungnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang