Diikuti Sembilan Kabupaten/Kota, Lomba Aeromodeling Digelar Di Ngampel

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat membuka lomba aeromodeling di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Minggu (11/4/2021).

 

HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto membuka Lomba Terbangkan Aeromodeling tingkat Jawa Tengah di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Minggu (11/4/2021).

Diikuti 40 peserta dari sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah, salah satunya adalah pesawat yang dilombakan adalah kreasi para santri Ponpes Al Ma’wa, Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat membuka lomba mengatakan, aeromodeling merupakan cabang olahraga dengan sarana replika pesawat terbang. Tak hanya itu, bahkan juga ada miniatur parasut.

- Advertisement -

“Dengan diadakannya lomba aeromodeling di Desa Sumbersari ini, harapannya ke depan, di sini bisa dibuat wisata aeromodeling Kendal. Selain lokasinya tepat, juga ada panorama persawahan dan dekat exit tol,” ungkap Dico.

Bupati berjanji akan bekerja sama dengan dinas terkait dan desa untuk menjadikan desa wisata aeromodeling tersebut.

“Apalagi di sana dekat dengan Ponpes Al Ma’wa, yang para santrinya diajari cara membuat pesawat aeromodeling. Selain itu ke depan, pihak ponpes juga akan membuatkan showroom pesawat aeromodeling,” jelas Dico.

Diketahui, saat ini pesawat buatan para santri sudah dipesan para pejabat di antaranya Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S Uno, Bupati Kendal dan Komunitas aeromodeling di berbagai daerah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, pihaknya akan mendukung terwujudnya desa wisata aeromodeling sesuai dengan program Bupati, yang menjadikan Kendal sebagai pusat Industri dan Pariwisata.

“Dengan antusiasme dan dukungan bupati dan masyarakat, nantinya akan selalu diadakan event di lokasi ini, sekalipun belum sempurna. Salah satunya runaway yang belum memadai,” ujarnya.

Pelatih sekaligus inisiator pembuatan pesawat aeromodeling, Aiptu Sutrisno menjelaskan, diadakannya lomba bertujuan untuk memperkenalkan aeromodeling buatan Kendal yang bisa terbang dan tak kalah dengan pabrikan.

Dirinya berharap dengan dibukanya tempat olahraga aeromodeling ini, nantinya latihan bisa dilakukan rutin.

“Hingga nantinya, disamping bisa membuat pesawat aeromodeling, para santri juga akan dicetak menjadi atlet aeromodeling yang profesional,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.