Diduga Karena Putus Cinta, Seorang Pria Gantung Diri

Jumarlan, pemilik rumah yang digunakan korban untuk bunuh diri dengan gantung diri, Kamis (25/2/2021).

 

HALO SEMARANG – Warsito (46) warga Jangli Perbalan RT 11 RW 6, Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri pada Kamis (25/2/2021) siang.

Korban gantung diri di rumah milik Jumarlan (69) warga Lempongsari RT 01 RW 06, yang saat itu kondisi rumahnya dalam keadaan sepi dan pintu gerbangnya digembok.

“Waktu saya keluar anter makanan, saya ketemu dia masih duduk di depan rumah saudaranya yang juga tetangga saya,” kata Jumarlan.

“Terus waktu pulang saya liat dia sudah dalam keadaan gantung di pintu luar, mungkin dia manjat pagar saya,” lanjutnya.

Jumarlan menambahkan, korban memang memiliki gangguan jiwa dan tidak bisa berinteraksi dengan baik kepada orang lain.

Kapolsek Gajah Mungkur, Kompol Juliana BR mengatakan, menurut laporan saudaranya, korban sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri karena permasalahan cinta dan ekonomi.

“Tadi saya dapat laporan dari Babinkamtibnan dan Babinsa lewat ketua RT bahwa ada seseorang yang meninggal dunia akibat gantung diri. Informasinya karena putus cinta,” ujarnya.

Kompol Juliana menambahkan, tidak ada bekas luka atau kekerasan yang berada di tubuh korban, dan saat ini korban langsung di larikan ke rumah sakit untuk visum, sebelum nantinya dimakamkan.

“Dibawa rumah sakit dulu untuk visum luar dulu, nanti dibawa pulang kerumah nya di Jatingaleh untuk dimakamkan,” imbuhnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.