Diduga Hendak Tawuran, Empat Pemuda Bersenjata Tajam Diamankan Polsek Pegandon

Warga berusaha menghalau sekelompok pemuda bersenjata tajam yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

 

HALO KENDAL – Anggota Polsek Pegandon mengamankan empat dari 42 orang pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain.

Mereka sebelumnya diketahui mengendarai sepeda motor dengan bergerombol dan membawa berbagai macam senjata tajam, di antaranya jenis celurit dan gir motor, pada Minggu (19/7/2020) dini hari.

Menurut keterangan Kepala Desa Bojonggede, Kecamatan Ngampel, Didik Hariawan, pada Minggu pukul 02.25 dini hari, dirinya melihat puluhan pemuda dengan berboncengan sepeda motor melaju beriringan dari arah utara menuju ke arah selatan dengan kecepatan sedang.

“Di depan SD Bojogede, sebagian anak muda itu masuk ke gang SD dan sebagian menuju ke arah Desa Banyuurip. Mereka membawa berbagai senjata tajam sambil ditenteng,” terang Didik.

Mengetahui hal tersebut dan sepertinya membahayakan pengguna jalan lain, dirinya kemudian menghubungi Kades Banyuurip.

“Saya menghubungi Kades Banyuurip untuk bekerja sama dan meminta bantuan anggota Polsek Pegandon,” jelasnya.

Tak lama setelah anggota Polsek Pegandon dan Koramil datang ke lokasi, para pemuda itu lari tunggang langgang kearah timur dan empat orang berhasil diamankan. Apalagi petugas kepolisian dibantu warga berusaha menghalau sekelompok pemuda bersenjata tajam agar tak melakukan aksi tawuran dan membahayakan warga lain.

”Ketika berusaha menghalau, ada empat pemuda yang berhasil diamankan. Ketika dimintai keterangan oleh anggota Polsek Pegandon, mereka mengaku warga Cepiring, Kendal,” ujar Didik.

Saat ini keempat pemuda tersebut masih dalam penanganan anggota Polsek Pegandon.

Kapolsek Pegandon, AKP Agus Supriyadi yang dimintai keterangan terkait kasus ini membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, keempat pemuda itu diduga akan melakukan tawuran namun berhasil digagalkan dan dibubarkan.

“Mereka kini masih kami mintai keterangan dan dimungkinkan akan dilakukan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatnnya,” jelas Kapolsek.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.