in

Diduga Hanyut saat Menyebrang, Warga Penawangan Meninggal Tenggelam di Sungai Serang Grobogan

HALO SEMARANG – Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang pria yang meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Serang Kabupaten Grobogan pada Senin (10/7/2023) dini hari.

Korban bernama Lapiyo warga Dukuh Kidul RT 2 RW 3, Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan ini sebelumnya diduga hanyut saat menyebrangi sungai.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, peristiwa ini bermula pada Minggu (9/7) pukul 14.00 WIB, korban berangkat menuju sawah untuk berladang dengan akses harus menyebrang Sungai Serang. Lalu sampai malam hari, keluarga tak mendapatkan kabar keberadaan korban.

Bahkan keluarga sampai mencari namun tak membuahkan hasil. “Diduga korban hanyut saat menyebrang tidak bisa menyelamatkan diri akhirnya hanyut tenggelam,” ujarnya, Senin (10/7/2023).

Karena khawatir dan curiga korban hilang di sungai kemudian keluarga menghubungi tim SAR untuk melakukan pencarian. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan pencarian.

Pantauan tim SAR gabungan kondisi arus Sungai Serang stabil kedalaman air kurang lebih dua meter, lebar sungai mencapai enam meter. Kondisi gelap di malam hari sempat menjadi kendala tin SAR Gabungan dalam melakukan pencarian.

Namun sekira pukul 02.00 WIB, korban terlihat berada di aliran sungai. Saat dievakuasi, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Karena kondisi sudah malam pencarian tim SAR gabungan kurang maksimal hanya pantauan dari bibir Sungai Serang. Sekitar pukul 02.00 dini hari korban terlihat di aliran Sungai Serang jarak dari tempat kejadian kurang lebih 200 meter dalam kondisi meninggal dunia langsung dievakuasi ke rumah duka,” katanya.

Disisi lain, Heru menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan kegiatan di lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Himbauan kepada warga yang beraktifitas di alam terbuka untuk berhati-hati jaga keselamatan,” imbuhnya. (HS-06)

 

Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Jateng Cukup Tinggi, Polisi: Sebulan 90 Orang Meninggal

Hari Wekend, Satsamapta Polres Rembang Gelar Patroli Sasar Pusat Keramaian