Dico Berikan Bantuan Korban Kebakaran Desa Purworejo, Pemdes: Donasi Yang Sudah Terkumpul Sekitar Rp 100 Juta

Bakal Calon Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mendatangi korban yang rumahnya mengalami kebakaran di Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum, Kendal, Rabu (16/9/2020).

 

HALO KENDAL – Bakal Calon Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mendatangi korban yang rumahnya mengalami kebakaran di Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum, Kendal, Rabu (16/9/2020).

Ditemani Kepala Desa Purworejo, Ahmad Zaeni, selain menyerahkan bantuan, Dico juga mendatangi lokasi kebakaran yang jaraknya sekitar 20 meter dari balai desa setempat. Dirinya berusaha mensupport korban agar tabah dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Jadi musibah ini harus dihadapi dengan sabar, bahkan kita masih harus bersyukur karena tidak ada korban jiwa dan semuanya selamat,” ungkapnya di depan keluarga Sahid, salah satu korban kebakaran.

Dico menjelaskan, dirinya mendatangi para korban karena ingin melihat langsung kondisi warga yang rumahnya terbakar pada Minggu (13/9/2020). Sebelumnya lokasi kebakaran juga sudah dibersihkan oleh pemdes bersama TNI dan Polri serta warga setempat.

“Sebenarnya dari kemarin saya mau berkunjung, tetapi karena ada sesuatu hal, sehingga baru hari ini bisa menemui warga,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dico berharap agar ke depan untuk pos pemadam kebakaran bisa ditempatkan di beberapa titik yang berdekatan dengan desa.

Misal di tiap-tiap kecamatan, sehingga kejadian kebakaran seperti yang terjadi di Desa Purworejo bisa tertangani dengan cepat.

“Mosok pemadam kebakaran yang didatangkan kemarin dari Kendal dan Weleri, kan jauh. Padahal dalam waktu 35 – 40 menit api langsung membakar habis beberapa rumah warga,” terang Dico.

Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Ahmad Zaeni mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Dico berserta timnya dan kepada donatur-donatur lain.

“Alhamdulillah sampai sekarang batuan total yang sudah terkumpul Rp 100 juta lebih. Bantuan dalam bentuk uang, material, dan lain-lain,” ungkapnya.

Menurutnya pembangunan langsung dikerjakan dan berharap bisa cepat selesai agar para korban bisa segera menempati rumah yang dibangun dari hasil donasi berbagai pihak.

“Secepatnya kami bangun, meski sederhana. Agar keluarga korban bisa segera bisa menempati,” jelas Zaeni.

Dikatakan, pihaknya sudah mengajukan bantuan ke beberapa lembaga, salah satunya ke Baznas untuk pembangunan rumah. Saat ini masih dalam taraf melengkapi dan memperbaharui dokumen-dokumen, karena ikut habis terbakar.

“Kemarin kami ajukan ke Baznas untuk empat unit rumah yang terbakar, sebesar Rp 25 juta per unit rumah,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.