in

Dibantu PLN dan Atikoh Ganjar Pranowo, Supriyono Tempati Rumah Dua Lantai

Ketua TP PKK Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, didampingi Ketua Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, M Fatkul Hakim, mengunjungi rumah Supriyono, warga Jl Brotojoyo VII, RT 8 RW 3 Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Senyum terus mengembang dari bibir Supriyono (56), warga Jl Brotojoyo VII, RT 8 RW 3 Kelurahan Panggung Kidul, Kecamatan Semarang Utara, saat melihat rumah lantai dua di hadapannya, Rabu (24/2).

Dia tak menyangka bakal tinggal di rumah yang bersih, dengan lantai keramik, dan dinding tembok.

Sebelumnya, Supriyono bersama istrinya Siti Khasanah, tinggal di rumah kecil berdinding kayu dan beralaskan tanah. Rumahnya sering kebanjiran karena lantai lebih rendah dari jalan kampung. Bahkan untuk mendapatkan listrik, Supriyono harus menyambung dari rumah kerabatnya.

Beruntung, Supriyono mendapatkan bantuan pemasangan jaringan listrik gratis dari PLN melalui ajang PLN Virtual Charity Run and Ride, yang diresmikan Ketua TP PKK Jawa Tengah, sekaligus donatur, Atikoh Ganjar Pranowo, November 2020 lalu.

Keberuntungannya berlipat, karena PLN juga mengupayakan perbaikan kondisi rumah tersebut. Kediaman Supriyono pun kemudian dibangun, dan Rabu (24/2), Atikoh Ganjar Pranowo, kembali berkunjung ke rumah itu.

Dengan didampingi Ketua Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, M Fatkul Hakim, Atikoh pun meresmikan hasil perbaikan rumah tersebut.

“Saya mengucapkan syukur Alhamdulillah rumah saya yang jelek jadi bagus. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada PLN melalui YBM (Yayasan Baitul Mal), untuk bantuannya dan terima kasih kepada Bu Siti Atikoh atas bantuannya juga. Saya merasa senang, hangat,” kata dia, Rabu (24/2), seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Dalam kesempatan itu, Atikoh Ganjar Pranowo mengapresiasi perbaikan rumah yang dilakukan PLN melalui YBM, yang telah menyisihkan rezeki untuk berbuat amal pada sesama.

Rumah itu merupakan kelanjutan PLN Virtual Charity Run and Ride, yang juga diikutinya akhir tahun lalu. Dia berharap kegiatan sosial semacam itu dapat terus dilakukan, sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu.

“Isyaallah rekening di akhirat. Untuk pemilik rumah, ini rezeki, tolong dirawat kebersihannya.  Berterima kasih kepada teman-teman PLN. Alhamdulillah mendapat rezeki tak terduga, karena dari awal Pak Supriyono tahunya (dapat bantuan) sambungan listrik gratis saja,” ujarnya.

Ketua YBM PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, M Fatkul Hakim mengatakan program perbaikan rumah memang merupakan kelanjutan aksi sosial yang sebelumnya dilakukan.

Saat pemasangan sambungan listrik, pihaknya mendapati rumah Supriyono yang sangat memprihatinkan. Tak hanya kecil dengan bangunan memprihatinkan, rumah tersebut juga tidak layak huni karena ditinggali banyak orang.

Dengan dukungan teman-teman PLN yang menyisihkan 2,5 persen gajinya melalui YBM, imbuhnya, rumah tersebut akhirnya diperbaiki. Tidak butuh waktu lama, hanya 1,5 bulan pekerjaan rumah itu rampung. Mengingat luas lahan yang terbatas, yakni sekitar 55 meter persegi, rumah pun dibangun dua lantai dengan dua kamar tidur.

“Biayanya sekitar Rp 80 juta-Rp90 juta. Ini amanah dari teman-teman PLN yang telah menyisihkan gajinya 2,5 persen melalui YBM. Tahun ini sudah ada enam rumah yang diperbaiki, seperti di Semarang, Salatiga, Klaten, Pekalongan, dan Weleri (Kendal),” kata dia. (HS-08)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Kamis (25/2/2021)

Optimistis Atletik Jadi Lumbung Emas Salatiga