in

Dianggap Tak Patuhi Aturan PPKM Darurat, ADA Siliwangi Ditutup Satpol PP

Kondisi Swalayan ADA Siliwangi saat beroperasi di tengah PPKM Darurat Senin (5/7/2021).

 

HALO SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang bersama TNI-Polri dan Dinas Pemadam Kebakaran melakukan operasi penindakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pada Senin (5/7/2021).

Dalam penindakan tersebut, swalayan ADA Siliwangi Kota Semarang ditutup sementara, karena dianggap tak patuhi PPKM Darurat.

Di dalam peraturan, mal atau pusat perbelanjaan dan tempat hiburan tidak boleh buka mulai 3 – 20 Juli 2021. Terkecuali khusus untuk toko yang menyediakan kebutuhan pokok boleh buka dengan syarat menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Saya sampaikan mal, supermarket tutup sampai tanggal 20 Juli 2021. Jika tidak, maka kami hadir untuk penyegelan,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto usai kegiatan.

Informasi yang dihimpun halosemarang.id, swalayan ADA tetap dibuka namun hanya melayani pembelian barang-barang kebutuhan pokok.

Dapat terlihat di lantai dasar, toko-toko yang menjual selain kebutuhan pokok tidak beroperasi dan juga lantai lain yang menjual aneka macam kebutuhan juga ditutup oleh pihak mal.

“Kita gak mau berdebat, namanya mal pasti ada ratusan orang di dalamnya. Gubernur bilang kalau lebih dari 100 orang pasti saya bubarkan,” tutur Fajar.

Untuk itu, Fajar meminta kepada pelaku usaha untuk tertib dan taat terhadap aturan PPKM Darurat mengingat setiap hari ada orang yang meninggal terpapar Covid-19.

“Tolong perda ini yang diturunkan Wali Kota ditaati. Saya minta pelaku usaha untuk tertib PPKM Darurat, karena setiap hari ada warga Semarang yang meninggal terpapar Covid-19,” bebernya.

Sementara itu, Store Manager ADA Siliwangi, Handono mengaku kecewa dengan penutupan tersebut.

Dirinya menjelaskan, pihaknya hanya melayani penjualan kebutuhan pokok dan sudah menjalankan aturan PPKM Darurat dari Pemerintah.

“Merasa kecewa aja, soalnya sudah betul-betul sesuai aturan PPKM Darurat. Ini kita buka juga cuma melayani penjualan kebutuhan pokok kalau tidak percaya silakan dicek saja,” imbuhnya.(HS)

Share This

Tiga Hari, Pelanggaran PPKM Darurat di Jateng Capai 1.706

KPID Jateng Beri Rekomendasi Kelayakan Perpanjangan Izin Tujuh Lembaga Penyiaran