Dialog Lewat Radio, DPRD Jateng Minta Masukan dari Masyarakat

Dialog DPRD Jateng dengan masyarakat, melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abirawa FM Batang. (Foto: Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng, beupaya memperoleh masukan dari masyarakat, berkaitan dengan pemerintahan, termasuk pelaksanaan penanganan Covid-19.

Saat ini pemerintah masih berupaya agar semua warga masyarakat ikut dalam upaya penanggulangan Covid-19. Upaya yang dilakukan, antara lain terus menyosialisasikan protokol kesehatan, termasuk pemakaian masker. Upaya tersebut juga dibarengi dengan operasi yustisi.

Upaya penanganan Covid-19 tersebut, juga diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng, Mohammad Saleh, dalam dialog Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abirawa FM Batang, bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dialog di LPPL Radio Abirawa FM tersebut, membahas tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRD Provinsi Jateng.

- Advertisement -

Selain Mohammad Saleh, kegiatan tersebut juga diikuti anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng Riyono, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sofwan Sumadi, dan anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Masruhan Samsurie.

“Salah satu aktivitas dialog lewat radio inilah, kita ingin masukan dari masyarakat. Tujuan DPRD Provinsi Jateng, untuk mendapatkan input. Itu karena pembangunan yang baik, antara lain harus ada masukan yang baik dari masyarakat,” kata dia, seperti dirilis Batangkab.go.id.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Riyono mengatakan pada era pandemi Covid-19, tugas DPRD Provinsi Jateng antara lain membuat kebijakan-kebijakan, untuk meringangkan beban masyarakat.

“Kita sudah setahun berada dalam masa pandemi. DPRD Provinsi Jateng berpihak kepada masyarakat, dengan program komisi C seperti menunda rencana kenaikan pajak kendaraan bermotor, beserta retribusi-retribusinya,” jelasnya.

DPRD Provinsi Jateng juga mendorong Gubernur Jateng, untuk memberikan insentif-insentif bagi masyarakat, baik secara langsung maupun dunia usaha.

Pada 2020, telah dialokasikan anggaran hampir Rp 1 triliun, untuk semua jenis kegiatan seperti bantuan langsung pada masyarakat.

“Upaya ini, untuk menjaga kondisi masyarakat, agar tetap selamat sampai pandemi ini dapat terkendali,” kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.