in

Di Tangan Susi, Limbah Minyak Jelantah Jadi Berfaedah

Ketua Srikandi Sungai Klaten, Sri Susilawati, menjelaskan proses pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun cuci, dalam Rapat Kordinasi Pengurus Dharma Wanita Klaten, secara virtual dari ruang Dinas Kominfo Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Minyak bekas penggorengan atau jelantah yang biasanya dibuang dan menimbulkan pencemaran lingkungan, di tangan Sri Susilawati, warga asal Desa Panggang, Kemalang, Klaten, bisa diubah dari limbah menjadi berfaedah.

Perempuan yang dikenal pula dengan sapaan Susi Hedroponik ini, mengubah limbah tersebut menjadi sabun cuci yang ekonomis.

Susi yang kini aktif sebagai Ketua Srikandi Sungai itu, menuturkan usahanya untuk mengolah jelantah menjadi sabun cuci tersebut, terinspirasi dari banyaknya sampah yang dibuang masyarakat, hingga mencemari lingkungan.

“Untuk diketahui, kalau 1 liter minyak jelantah itu dibuang ke sungai, dampaknya bisa mencemari 1.000 liter air bersih. Padahal dari rumah tangga, dari hasil penelitian, menunjukan rata-rata satu orang anggota keluarga menghasilkan 1 kilogram sampah. Sampah itu harus bisa dipilah untuk diolah,” kata Susi, dalam Rapat Kordinasi Pengurus Dharma Wanita Klaten, secara virtual dari ruang Dinas Kominfo Klaten. Rapat yang digelar Jumat (6/08) itu, diikuti 172 partisipan.

Susi yang merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM itu, menjelaskan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci itu, sebenarnya tak terlalu sulit. Namun demikian perajin harus melakukan secara hat-hati, karena menggunakan soda api.

“Untuk membuat sabun cuci dari minyak jelantah, memakai bahan kimia yang namanya soda api. Bahan pokonya ya minyak jelantah, air, dan soda api dengan perbandingan 4:2:1. Sabun ini hanya untuk membersihkan perkakas, dan penempatannya harus dijauhkan dari anak-anak. Jadi tidak untuk sabun mandi,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id. (HS-08)

Share This

ASN Klaten Penasaran Ingin Cicipi Beras Rojolele

Mudahkan Koordinasi, Satpol PP Kota Pekalongan Siapkan Aplikasi Simtrantibum