Di Laga Pamungkas, PSIS Bidik Happy Ending

Hari Nur Yulianto striker PSIS yang akan diandalkan saat timnya menjamu Bhayangkara FC di laga terakhir Liga 1 2019. (foto dokumen Instagram @psisfcofficial)

HALO SEMARANG – PSIS akan menjalani laga terakhir di Liga 1 2019 menghadapi Bhayangkara FC, Sabtu (21/12/2019) pukul 18.30 di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Tampil di kandang sendiri, laga ini menjadi peluang bagi Laskar Mahesa Jenar untuk menutup musim ini dengan kemenangan.

Dengan begitu, hasil buruk pada laga sebelumnya dapat terobati. PSIS sebelumnya melakoni tiga laga terakhir musim ini di kandang. Setelah meraih kemenangan atas Arema (5-1) dan Semen Padang (2-0), Laskar Mahesa Jenar justru kalah 2-3 saat menjamu Madura United. Oleh karena itu, pada laga kali ini, tim asuhan Bambang Nurdiansyah pun berkesempatan menutup musim 2019 dengan kemenangan saat tampil di depan pendukungnya sendiri.

“Kami ingin laga terakhir ini jadi happy ending. Target tiga poin akan berusaha kami raih agar bisa memperbaiki posisi di akhir musim,” kata Manajer PSIS, Anton Nikijuluw, dalam jumpa pers di Semarang, Kamis (19/12/2019).

Klub asal kota Semarang ini memang lebih banyak berada di papan bawah klasemen liga 1 musim ini. Beruntung, hasil enam kemenangan dalam sembilan laga terakhirnya membuat Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan lolos dari ancaman degradasi. PSIS sudah dipastikan tetap bertahan di Liga 1 musim tahun depan. Dengan poin 43, PSIS kini berada di posisi ke-11 papan klasemen liga 1 2019.

Namun dalam laga terakhirnya menghadapi Bhayangkara FC, PSIS tidak bisa memainkan beberapa pemain pilar, termasuk bomber asingnya, Bruno Silva.

Bruno Silva terkena hukuman akumulasi kartu. Pemain asal Brasil tersebut diketahui menerima kartu kuning kelimanya saat menghadapi Madura United pekan lalu.

Tidak hanya Bruno Silva, bek asing PSIS, Wallace Costa Alves dan Tegar Infantrie juga harus absen dalam duel melawan The Guardian. Penyebabnya juga karena hukuman akumulasi.

“Ada tiga pemain PSIS yang terkena akumulasi, Wallace Costa, Bruno Silva, dan Tegar Infantrie,” kata Anton Nikijuluw.

Selain tiga pemain yang terkena hukuman, satu pemain yang hampir pasti absen adalah Claudir Marini. Penyerang asal Brasil tersebut belum pulih dari cedera yang dideritanya.
Claudir Marini mengalami pembengkakan pada betis sejak laga melawan PSM Makassar. Striker berkepala pelontos tersebut sudah absen dalam empat pertandingan terakhir Laskar Mahesa Jenar.

Sebagai pengganti pemain yang absen, tim pelatih sudah menyiapkan pemain lainnya. Beruntung, di sektor gelandang, PSIS sudah bisa memainkan Finky Pasamba yang sebelumnya absen melawan Madura United. Mantan pemain Borneo FC tersebut perannya sangat penting di lini tengah.

“Kalau di tengah Finky (Pasamba-red) bisa bermain, karena hukuman akumulasinya hanya satu pertandingan melawan Madura United,” tegas Anton.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.