in

Dewan Sesalkan Penggusuran Paksa Kampung Tambakrejo

Proses penggusuran di Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara.

 

HALO SEMARANG – Wakil DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menyayangkan sikap Pemerintah Kota Semarang yang melakukan penggusuran paksa terhadap 97 hunian liar di Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, pada Kamis (9/5/2019). Apalagi, proses penggusuran dilakukan saat memasuki bulan Ramadan.

“Setiap Warga Negara Indonesia berhak memiliki penghidupan yang layak, dan dilindungi oleh negara. Dari sisi hukum penggusuran itu mungkin sudah sesuai dengan tahapan yang ada, namun dari sisi kemanusiaan tidak boleh asal gusur seperti itu,” katanya, Jumat (10/5/2019).

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra itu menegaskan, pihaknya mendukung penuh adanya sebuah pembangunan. Namun demikian, pembangunan harus diimbangi dengan penyelesaian permasalahan sosial yang timbul.

“Misalnya seperti yang terjadi di Tambakrejo, pemerintah harus bertanggung jawab untuk mencarikan tempat tinggal pengganti, sebelum dilakukan penggusuran,” tegasnya.

Selain itu, dengan adanya penolakan dari warga atas proses penggusuran, menandakan komunikasi antara warga dengan pemkot terkait dengan proses relokasi tidak berjalan dengan baik.

“Dan saya tidak sepakat dengan apa yang dilakukan oleh Satpol PP, melakukan pembongkaran dan penggusuran secara paksa,” sesalnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, lanjut Joko, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil beberapa intansi terkait, baik Satpol PP Kota Semarang maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang saat ini tengah mengerjakan proyek revitalisasi sungai BKT.

“Akan kami panggil, dari unsur Pemkot Semarang dan BBWS serta dari perwakilan warga juga akan kami panggil untuk mencari pokok permasalahan yang ada, sekaligus jalan keluar tarbaik. Mungkin Senin (13/5/2019) atau Selasa (14/5/2019),” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 97 hunian liar di Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara digusur paksa oleh Satpol PP Kota Semarang, sebagai dampak atas revitalisasi sungai BKT.(HS)

Antisipasi Pergerakan Massa, KPU Provinsi Jateng Dijaga Ketat Polisi

Para Mahasiswa Ini Ajak Siswa SMA Mengenal Teknik Fotografi