in

Dewan Nilai Proyek Infrastruktur di Kecamatan Amburadul

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyaksikan laga PSIS beberapa waktu lalu.

SEMARANG – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, proyek pekerjaan pembangunan infrastruktur yang saat ini di kerjakan oleh kecamatan dirasa belum makasimal.

“Banyak pekerjaan yang tidak rampung, kualitas pekerjaan yang buruk. Ini harus dievaluasi di tahun 2019 ini, sehingga pembangunan infrastruktur di wilayah kecamatan dapat berjalan baik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya, Minggu (6/1).

Lebih lanjut, Lek Di sapaan akrab Supriyadi mengungkapkan, dengan kondisi tersebut, dia menyarankan proyek pembangunan di wilayah kecamatan tersebut pada tahun 2019 dikembalikan ke dinas teknis seperti Dinas PU, Disperkim, maupun Distaru.

“Alasanya SDM dan infrastruktur yang ada di dinas teknis itu lebih memadai daripada SDM dan infrastruktur yang ada di kecamatan yang notabenya kekurangan tenaga tekhnis,” ungkapnya.

Lek Di menilai, selama ini pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat, terkait dengan pekerjaan pembangunan yang dirasa tidak maksimal.

“Bahwa hasil pekerjaan dari kecamatan seolah-olah tidak serius pengerjaanya. Setidaknya jika pengerjaan pembangunan itu di kerjakan oleh dinas teknis yang memiliki konsultan perencanaan, otomatis pengerjakan tersebut dapat dilakukan dengan baik dan tidak mungkin asal-asalan,” imbuhnya.

Sebelumnya dalam rapat paripurna DPRPD beberapa waktu lalu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, masukan ini akan menjadi pertimbangan pihaknya untuk mengambil kebijakan ke depan.

“Kalau memang hasilnya kurang sesuai harapan, bisa jadi ke depan akan kami kembalikan ke dinas teknis. Kami akui banyak juga keluhan yang masuk ke kami,” katanya saat menjawab pandangan fraksi terkait keluhan kualitas pekerjaan infrastruktur di kecamatan.(Halo Semarang)

Unisbank Maksimalkan Peran Para Alumni Sukses

Di Semarang Dana Kampanye Empat Partai Politik Ini Rp 0