Dewan Minta Pendataan Menyeluruh Rumah Rusak Akibat Bencana

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono.

 

HALO SEMARANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono meminta kepada Pemerintah Kota Semarang untuk segera melakukan pendataan secara menyeluruh terkait kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana baik banjir, tanah longsor, maupun puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dan rumah yang rusak yang terdampak bencana menjadi prioritas perbaikan.

Dia mencatat, ada sekitar 100 rumah di Mlatiharjo, Mlatibaru, dan beberapa kelurahan lain di Semarang Utara.

- Advertisement -

“Kami minta prioritas karena itu sebagai tempat tinggal warga,” katanya Jumat (19/2/2021).

Selain rumah, sambung dia, longsor yang berdekatan dengan permukiman warga juga harus segera diatasi. Jalan rusak harus diperbaiki agar tidak mengganggu mobilitas warga.

Menurutnya, DPU, Disperkim, dan BPBD sudah memiliki dana untuk memperbaiki seluruh kerusakan. Terlebih, Wali Kota Semarang telah menetapkan darurat bencana sehingga dana belanja tidak tetap (BTT) bisa dikeluarkan.

“Perkim perbaiki kawasan permukiman. DPU di jalan protokol. BPBD itu punya anggaran BTT. Ketika ada bencana, ada BTT Rp 50 miliar. Karena ini darurat dan sudah ditetapkan oleh wali kota, BTT sudah bisa dikeluarkan,” jelas politisi PKS ini.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang telah bergerak cepat membentuk tim digawangi oleh Disperkim, DPU, dan BPBD.

Dengan pembagian tiga dinas, dia mendorong segera bergerak tanpa harus saling menunggu.

“Ini patut diapresiasi. Dengan pembagian ini kami dorong supaya berkolaborasi. Ini langkah luar biasa. Kami minta semua dinas bergerak tidak saling tunggu-tungguan,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.