in

Dewan Dorong Peningkatan Jalan Protokol Terus Dilakukan DPU

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono.

HALO SEMARANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengapresiasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang terus melakukan sejumlah peningkatan jalan protokol di Kota Semarang. Salah satunya di ruas Jalan Medoho I di wilayah Sambirejo Kecamatan Gayamsari yang saat ini sedang dilakukan.

Menurut Suharsono, peningkatan jalan di wilayah tersebut memang harus segera dilaksanakan. Hal ini untuk menanggulangi banjir pada saat turun hujan.

Dia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk memetakan titik-titik jalan yang masih rawan banjir karena saluran drainase jalannya belum dikeruk dan dangkal.

“Kalau belum dinormalisasi saluran drainasenya bisa dikeruk. Jangan sampai peningkatan jalan, namun saluran belum dibenahi. Saluran itu berfungsi untuk jalannya air hujan agar bisa tertampung dan tidak melimpas ke badan jalan,” terangnya, Selasa (16/8/2022).

Dikatakan Suharsono, pihaknya terus mendorong dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Disperkim kegiatannya dibuat secara swakelola.

“Agar bisa lebih cepat untuk merespon masukan dari masyarakat. Dinas memang kami dorong anggaran dibuat swakelola. Misalnya perbaikan saluran drainase yang dangkal dan mampet. Dan beberapa titik harus dipetakan, agar lebih cepat dilakukan. Jadi tidak menunggu lelang atau kontrak lagi,” ujarnya.

Menurut Suharsono, dengan adanya anggaran swakelola, permasalahan jalan rusak bisa teratasi dengan peningkatan jalan. Seperti peningkatan jalan protokol, jalan penghubung antar kecamatan dan kelurahan.

“Bahkan, terkait perbaikan saluran, anggaran swakelola di DPU tahun ini cukup besar, yakni Rp 90 miliar. Dan di Disperkim sebesar Rp 20 miliar,” katanya.

Sementara, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suryaty mengatakan bahwa pengerjaan jalan Medoho I ditargetkan selesai pada 7 November 2022 mendatang. Betonisasi ini dilakukan lantaran saat musim penghujan Jalan Medoho I kerap terkena imbas berupa banjir.

“Peningkatan jalan dengan betonisasi ini adalah program lanjutan dari proyek peningkatan saluran yang sudah dikerjakan dua tahun lalu,” kata Atik.

Dijelaskan Atik, betonisasi ini dilakukan sepanjang kurang lebih 680 meter dengan lebar 9,6 meter. Pada hari pertama ini, pengerjaan yang dilakukan adalah persiapan lahan sebelum dilakukan pengecoran jalan. Betonisasi ini dilakukan dengan ketebalan rigid beton 20 sentimeter.

“Ini hanya peninggian saja dengan beton, tidak ada pelebaran jalan,” ujarnya.

Atik menyampaikan, rencana betonisasi ini adalah penyesuaian perencanaan yang ada dari bidang rekomendasi teknik beton yang dilakukan untuk Jalan Medoho I. Pengerjaan betonisasi ini menggunakan anggaran sebesar Rp 3,9 miliar. (HS-06)

Satreskrim Polres Kendal Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan di Plantaran Kaliwungu Selatan

Inovasi Pelayanan Pasien, RSUD Soewondo Kendal Resmikan Poliklinik Sore dan E-Rekamedik