Dewan Berharap Penundaan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Tidak Ganggu Roda Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.

 

HALO SEMARANG – Penundaan Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) yang hingga kini belum ada kepastian jadwal, ditanggapi kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, pihaknya pun tidak mempermasalahkan apabila ada penundaan pelantikan. Kapanpun akan dilakukan pelantikan, DPRD akan siap menggelar paripurna.

Menurut Pilus sapaan akrabnya, penunjukan Plh tidak berpengaruh terhadap jalannya roda pemerintahan karena program-program telah terencana. Namun, dia berharap penundaan tidak terlalu lama.

- Advertisement -

“Harapannya jangan sampai molor lagi. Kasihan pemerintahannya kalau molor, banyak yang tertunda. Hal yang semestinya diputuskan wali kota, tidak bisa,” ujarnya.

Pihaknya saat ini masih menunggu jadwal pelantikan dari Kemendagri, setelahnya baru akan menentukan jadwal untuk melakukan paripurna DPRD.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif mengatakan, penundaan pelantikan ini terkait aturan. Sehingga maka pihaknya mau tidak mau mengikuti aturan tersebut.

“Dan pada tanggal 17 Februari 2021, bersamaan dengan habisnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Lebih baik tidak ditunda pelantikannya, supaya roda pemerintahan tetap berjalan. Ini kan tinggal menunggu instruksi dari Kemendagri. Hal ini menyangkut aturan,” terangnya.

Namun seandainya setelah masa jabatan wali kota dan wakil wali kota sampai habis pada 17 Februari 2021, maka provinsi akan menunjuk pelaksana harian (Plh) yang punya tugas khusus. Yakni untuk menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat untuk disampaikan saat wali kota dan wakil wali kota sampai dilantik.

“Memang Plh tidak memiliki wewenang penuh untuk mengambil kebijakan seperti wali kota dan wakil wali kota. Tapi tetap harus cepat merespon masukan, aspirasi dari masyarakat, terutama untuk menangani dampak dari bencana yang melanda Kota Semarang,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.