in

Dewan Apresiasi Layanan Kependudukan di Akhir Pekan Dilanjutkan, Tapi akan Berikan Evaluasi

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Semarang, Budiharto.

HALO SEMARANG – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang akan melanjutkan layanan pada akhir pekan sampai akhir tahun 2022, mendapatkan apresiasi dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Semarang, Budiharto mengatakan, layanan inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mendekatkan layanan kependudukan tersebut sangat membantu masyarakat. Karenanya dewan mendukung jika kegiatan itu juga akan dianggarkan pada tahun 2023 mendatang.

“Tentunya terobosan layanan kependudukan atau kepengurusan surat di akhir pekan dan malam hari ini, kami dari Komisi A akan mengevaluasi. Nanti akan ada evaluasi ulang dulu, karena bagaimanapun membuka layanan akhir pekan ini kan menggunakan anggaran APBD,” terangnya, Jumat 2/9/2022).

Dirinya mengaku, mendukung jika inovasi tersebut akan dilanjutkan sampai akhir tahun atau masuk dalam anggaran perubahan ataupun anggaran murni.

“Kalau memang dimanfaatkan untuk masyarakat, kenapa tidak. Terkait hal ini, kami akan bahas saat rapat bersama anggota Komisi A lainnya dan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yaitu Disdukcapil,” ujarnya.

Meski dirinya setuju dengan terobosan layanan ini dilanjutkan, namun legislator dari Partai Nasdem ini menegaskan evaluasi wajib dilakukan.

“Apalagi saat pertama digelar pada Juni lalu, kami melihat secara langsung inovasi layanan akhir pekan ini masih belum maksimal. Misalnya saja di Kecamatan Gajahmungkur yang diselenggarakan di fasilitas umum, seperti taman tidak di kantor kelurahan ataupun kecamatan,” katanya.

“Ya nanti kita akan cek di lapangan. Sekarang belum tahu efektif atau tidak, kalau ada satu sisi dibilang ramai dan disambut masyarakat, kita dukung. Nantinya kita cek lagi ke lapangan apakah benar dimanfaatkan,” tambahnya.

Prinsipnya, kata dia, keefektifan program ini akan menjadi pembahasan dalam evaluasi. Yaitu apakah memang efektif melayani masyarakat ataupun hanya sebatas program mendekatkan layanan ke masyarakat.
“Misalnya, kalau sepi kan kasihan petugasnya. Apalagi setiap kelurahan dan OPD mengirim petugas, saya tidak tahu teknisnya apakah mereka dapat lemburan atau seperti apa,“ pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, inovasi membuka layanan kependudukan pada akhir pekan mendapatkan sambutan yang besar dari masyarakat. Karena masyarakat merasa terbantu dan dimudahkan, sehingga mereka tidak perlu cuti pada hari kerja.
“Pelayanan akhir pekan ini, akan kita jalankan terus sampai akhir tahun. Nanti kita gilir, ada berapa kecamatan dan kelurahan ataupun OPD yang ikut menggelar layanan akhir pekan dan malam hari,” katanya.

Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang juga menambahkan, karena tingginya sambutan dari masyarakat, maka dirinya pun berencana meningkatkan dari sisi anggarannya.

“Jika pada tahun ini rata-rata setiap kecamatan mengadakan layanan akhir pekan satu kali dalam setahun. Sehingga pada tahun 2023 mendatang dengan adanya peningkatan anggaran, setiap kecamatan akan memiliki porsi frekuensi lebih banyak untuk melakukan layanan akhir pekan,” imbuhnya. (HS-06)

Dua Desa di Rembang segera Gelar Pilkades Antarwaktu

Pemkab Jepara Gelar Rapat Koordinasi Pilpet Serentak Tahun 2022