in

Densus 88 dan Polda Papua Terus Berupaya Bongkar Jaringan Teroris

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Tim gabungan Densus 88 dan Polda Papua, masih terus menyelidiki dan berupaya membongkar jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Sebelumnya, Densus 88 menangkap 11 orang yang diduga anggota JAD Papua, di Kurik, Merauke.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan selain menangkap 11 orang tersebut, Polisi juga mengamankan dua balita yang merupakan anak dari pasangan AP dan isitrinya berinisial IK.

”Terduga teroris dibaiat di Merauke, dan diduga ada yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Makassar pada awal Januari,” jelas Kapolda Papua, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, Rabu (2/6).

Kapolda Papua juga mengatakan kelompok yang tergabung dalam jamaah Ansharut Daulah Papua itu ditangkap sejak Jumat (28/5). Dari laporan yang diperoleh, tercatat lima kasus percobaan teror bom dilakukan kelompok tersebut di sekitar Merauke, namun tidak ada yang meledak.

Inisial para terduga teroris, yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK (perempuan istri dari AP), serta SR. Ke-11 teroris itu segera dibawa ke Jayapura, untuk diperiksa lebih lanjut sebelum diterbangkan ke Jakarta.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, kembali menangkap terduga teroris dari jaringan JAD Papua di Kurik, Merauke.

“Penangkapan terhadap teroris dilakukan Minggu (30/5),” kata Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji. (HS-08)

Share This

Berdedikasi Tinggi, Kasi Um Polsek Todanan Polres Blora Mendapat Kenaikan Pangkat Pengabdian

Izin Penyelenggaraan Liga 1 dan 2 Resmi Diberikan, Ketua DPD RI Apresiasi Polri