in

Dengan Disdukcapil, Tidak Punya NIK Tetap Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19

Gambar : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Walaupun nomor induk kependudukan (NIK) merupakan salah satu syarat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta vaksinasi massal Covid-19, warga yang belum memiliki NIK tetap dapat mengikuti kegiatan ini.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, mengatakan kaitan vaksinasi Covid-19 dengan NIK tersebut, telah ditetapkan dalam Surat Edaran No. HK.02.02/III/15242/2021 tanggal 2 Agustus 2021 yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat.

Surat edaran ini mencakup pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat rentan, seperti kelompok penyandang disabilitas, masyarakat adat, penghuni lembaga pemasyarakatan, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pekerja migran indonesia bermasalah (PMIB), serta kelompok masyarakat lainnya yang belum memiliki NIK.

Menurut Reisa Broto Asmoro, pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang belum memiliki NIK, dapat dilakukan bersama-sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Penjelasan serupa juga disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi. Dia mengatakan masyarakat yang belum memiliki NIK, tetap dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Nadia mengatakan, nantinya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Petugas Dukcapil akan hadir di lokasi vaksinasi, untuk memfasilitasi masyarakat yang belum memiliki NIK.

Masyarakat yang belum memiliki NIK, datang ke lokasi vaksinasi Covid-19 dan menuju ke meja petugas Dukcapil. Selanjutnya petugas akan akan membuatkan NIK baru.

Calon peserta kemudian akan mengikuti screening dan setelah lulus baru bisa memperoleh vaksin.

Nadia mengatakan, seusai vaksinasi masyarakat juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti vaksinasi Covid-19. (HS-08)

Share This

Mahasiswa Universitas Terbuka UPBJJ Purwokerto Gelar Workshop Jurnalistik

Cegah Penyebaran Korona, Polres Sukoharjo Disinfeksi Ponpes Al Muayyad