Demi Selamatkan Demokrasi, Ini Saran Yoyok Sukawi Kepada Kubu Demokrat KLB

Anggota DPR RI, Yoyok Sukawi.

 

HALO SEMARANG – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, AS Sukawijaya meminta pihak penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang menyadari kesalahannya, dan tidak memaksakan diri melakukan kudeta.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, beberapa pihak yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat menyelenggarakan KLB di Deli Serdang, pekan lalu.

Pada acara tersebut, mereka memilih Kepala Staf Presiden, Moeldoko untuk menggantikan ketua umum Partai Demokrat yang sah, Agus Harimurti Yudhoyono.

Menurut pria yang kerap disapa Yoyok Sukawi ini, pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan di Partai Demokrat harus sadar, bahwa tindakan mereka tidak bisa dibenarkan secara hukum dan harus segera dihentikan demi sistem demokrasi di Indonesia.

“Sudah seharusnya oknum-oknum yang ingin melakukan kudeta Partai Demokrat untuk menyadari kekhilafannya dan kesalahannya. Tindakan mereka tidak akan bisa diterima secara aturan. Sudah lah tidak usah memaksakan,” tutur Yoyok Sukawi di Semarang, Sabtu (13/03/21).

“Toh ini semua juga demi sistem demokrasi di Indonesia. Kalau sistem kudeta itu bisa dibenarkan secara hukum, maka hancur sudah sistem demokrasi kita,” imbuhnya.

Yoyok Sukawi juga berharap kepada semua penyelenggara KLB ilegal Partai Demokrat sadar, bahwa saat ini Indonesia tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Sehingga isu KLB akan memperburuk situasi yang ada.

“Ini pandemi belum selesai. Daripada kalian bingung soal kekuasaan, ayo bareng-bareng bereskan pandemi ini. Bukan malah menciptakan drama baru yang akan memperburuk situasi. Baik situasi politik mau pun situasi kehidupan bermasyarakat,” tegas Yoyok Sukawi.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.