Demi Meraup Sukses, Ducati Awali Era Baru

Francesco Bagnaia/dok.

 

HALO SPORT – Demi meraup sukses yang lama dinanti, Ducati akan mengawali era baru pada MotoGP 2021. Pabrikan Italia ini didominasi pembalap muda.

Tiga pembalap lulusan Moto2 bakal mendapat kesempatan untuk mencicipi persaingan sengit di kelas utama pada musim depan. Mereka adalah Jorge Martin yang membela Pramac Racing plus dua rider anyar Esponsorama, Enea Bastiatini dan Luca Marini.

Ketiga pembalap itu akan mengendarai motor dari pabrikan yang sama, yakni Ducati. Obsesi pabrikan Italia ini terhadap pembalap muda terlihat ketika mempromosikan duet Jack Miller dan Francesco Bagnaia ke tim pabrikan.

Miller dan Bagnaia menggantikan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci yang dilepas. Rata-rata usia pembalap Ducati pada musim depan adalah 25 tahun. Johann Zarco menjadi pembalap tertua (31 tahun).

Sebagai pembalap tim pabrikan, Bagnaia akan merasakan tanggung jawab yang luar biasa. Pembalap tim pabrikan umumnya memegang peran besar dalam pengembangan motor balap mereka.

Bagnaia bisa mengandalkan data telemetri yang dikumpulkan timnya. Data telemetri berguna bagi para penunggang Ducati lain untuk membandingkan gaya berkendara mereka.

Bagnaia menyarankan para pembalap rookie Ducati untuk mempelajari data telemetri miliknya.

‘’Langkah pertama adalah mempelajari fase pengereman, karena di Moto2 Anda melakukan pengereman dengan cara yang sama sekali berbeda,’’ tuturnya kepada Speedweek.

Dia optimistis Ducati bakal lebih kompetitif pada musim depan. Francesco (23) mulai membalap di kelas Moto3 (2013-2016), lalu Moto2 (2017-2018), dan MotoGP sejak 2019. Rider berkebangsaan Italia ini pernah menjadi juara dunia Moto2 pada 2018.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.