in

Debut di Kelas Berat Makin Tak Jelas

Jon Jones/dok.

 

HALO SPORT – Debut Jon Jones di kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) makin tak jelas. Rencana pertarungannya di oktagon selalu mentok.

Bones, julukan pria 33 tahun berkebangsaan AS ini, semula diplot melawan juara baru kelas berat, Francis Ngannou. Namun, tuntutan bayaran selangit membuat duel itu tak terwujud.

Jones sebelumnya menguasai kelas berat ringan dan menyandang predikat petarung terbaik pound for pound. Dia hengkang ke kelas berat pada 2020.

Jon berupaya mencari monster-monster yang lebih mengerikan. Saat persiapan kian matang, nasibnya malah tidak baik.

Tentang debutnya yang masih buram, Bones agaknya tak terlalu ambil pusing. Dia berusaha tetap kalem dan tidak emosional.

Baru-baru ini, Jones menghubungi sosok Godfather mixed martial arts (MMA) Rusia, Fedor Emelianenko. Seperti dilansir dari MMA News, dia menelepon Fedor untuk memberikan ucapan selamat.

Emelianenko bakal kembali bertarung di arena Bellator, ajang saingan UFC. Dia akan bertarung pada 23 Oktober.

Yang menarik, baik Jones maupun Emelianenko saling menghormati. Fedor adalah sosok yang juga layak disebut sebagai Greatest of All Time (GOAT) dalam jagat MMA.

Di usianya yang sudah 44 tahun, Fedor masih sangat mengerikan. Berkelana ke berbagai ajang tarung sejak 2000, dia mengantongi rekor 39 kali menang, enam kali kalah, dan sekali no contest.

Dari periode 2001 hingga 2004, Emelianenko memetik rekor 16 kemenangan beruntun. Pada rentang itu, dia juga mengalahkan Godfather MMA lain, Antonio Rodrigo Nogueira.

Tampaknya Jones ingin mengikuti jejak Fedor. Dia berusaha santai menunggu laga pertamanya di divisi berat UFC.(HS)

Share This

Bintang Baru Andalan Enrique

Ratusan Karyawan Kontraktor SBI Pabrik Cilacap di Vaksin