in

Dari Cibiran, Kini Karya Najib Tak Diragukan Lagi

Muhammad Syafiun Najib, Owner hiasan dinding dipajang.id.

 

JELANG kumandang azan Maghrib, nampak seorang pemuda disibukkan membungkus papan bergambar kaligrafi Arab. Papan dengan jenis medium density fiberboard (mdf) itu dibungkus dengan buble wrap berlapis busa, kemudian direkatkan dengan lakban.

Aktivitas itulah yang dilakukan pemuda asal Bumi Mina Tani, Pati, Muhammad Syafiun Najib di tempat kerjanya di Jalan Raya Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Setiap harinya, ia menyiapkan hiasan dinding yang akan dikirim ke konsumen.

Dalam menjalankan bisnisnya, Najib tidak sendiri, di ruang kerjanya yang sederhana berukuran 8×5 meter persegi itu, ia ditemani oleh dua karyawannya.

Najib menceritakan, terhitung dua tahun sejak meninggalkan bangku kuliah dirinya telah menjadi pengusaha hiasan dinding yang dinamai dipajang.id.

Menurutnya, kesuksesan yang dicapai kini, tentu tidaklah instan atau semudah yang dipikirkan orang-orang. Rintangan telah sering dilaluinya, saat posisi di bawah atau jatuh dan bangkit kembali telah Najib alami. Bahkan, beragam cibiran yang dilontarkan tetangga waktu di kampung sempat melekat padanya.

“Sering bersinggungan kalau hidup di kampung. Seperti itu, mereka menganggap orang yang mapan itu punya pekerjaan tetap dan jelas atau minimal berpakaian rapi di kantor. Sedang saya wirausaha seperti ini di Kota Semarang siapa yang mau percaya?” ungkapnya kepada halosemarang.id, Kamis (8/7/2021).

Cibiran yang melekat padanya, ia gunakan sebagai motivasi untuk menunjukkan bahwa berwirausaha bukan seburuk itu.

Pada waktu ini, pemuda berusia 24 tahun itu merasa bersyukur dapat membuktikan bahwa penghasilan tak semata-semata diraih dengan bekerja di kantoran.

“Sekarang malah mereka justru sangat mendukung, awalnya memang seperti itu kurang mendukung. Tapi sekarang tidak,” imbuhnya.

Najib memasarkan produk hiasan dindingnya melalui berbagai platform toko online dan sosial media (sosmed). Najib menawarkan mulai dari puluhan ribu rupiah, tergantung kerumitan yang digarapnya. Produk-produknya dapat dilihat melalui akun resmi Instagram @dipajang.id.(HS)

Share This

Indonesia Berkomitmen Tambah Pasukan Perempuan dalam Misi Perdamaian PBB

Batuk Lagi dan Luncurkan Awan Panas 1,1 Km, Status Merapi Masih Siaga