Dari 37 Ribu Orang Yang Didata, Kendal Hanya Terima 4.000 Vaksin

 

Foto ilustrasi vaksinasi.

HALO KENDAL – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diperuntukan bagi pelayan publik di Kabupaten Kendal, Selasa (23/2/2021) hanya menjangkau untuk 4.000 orang.

Padahal dari Dinas Kesehatan Kendal sudah mendata sekitar 37 ribu orang. Hal itu lantaran vaksin yang diterima Dinkes Kendal jumlahnya sangat terbatas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, saat pencanangan vaksinasi tahap II di Pendopo Bahurekso Kendal, Selasa (2/2/2021).

“Kendal hanya mendapat vaksin untuk tahap dua hanya 10 ribu botol. Per botolnya hanya bisa digunakan untuk 8 kali vaksin,” terangnya.

Padahal, menurut Ferinando, tiap orang melakukan vaksin sebanyak dua kali, sehingga vaksin yang ada hanya untuk 4.000 orang.

“Karena jumlah vaksin yang diterima hanya cukup untuk 4.000 orang, maka pihak yang mendapatkan vaksin akan dipilih berdasarkan prioritas, terutama yang paling sering bertemu dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ferinando menjelaskan, prioritas utama yang mendapatkan vaksin adalah anggota TNI, Polri, anggota DPRD, Satpol PP, atlet, dan wartawan.

Selanjutnya, kalangan ASN yang diutamakan yaitu seluruh pejabat struktural, baik auditor, Pokja ULP, ajudan bupati, ajudan wakil bupati, ajudan sekda, protokol, pelayanan di Dukcapil, perizinan, bakeuda dan PPL KB.

“Di instansi pemerintah lain ada Hakim, Jaksa, Kepala KUA, PLN dan kantor pos. Untuk tenaga pendidik, sementara ditunda, karena saat ini masih pembelajaran secara daring,” ujarnya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Kardiyantomo mengatakan, pihaknya telah mendata seribu lebih pelaku pariwisata untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua.

Namun menurutnya, dari pihak Dinas Kesehatan hanya memberi jatah 565 orang saja.

“Kami utamakan bagi petugas pariwisata yang sering kontak kepada pengunjung wisata. Yang didata itu pelaku pariwisata milik Pemda, swasta dan wisata desa, termasuk pekerja hotel dan rumah makan,” jelasnya.

Pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini, Dinkes Kendal menambah dua posko untuk melayani vaksinasi, yakni di Pendopo Kabupaten untuk melayani pegawai di lingkungan perkantoran Setda Kendal dan di Markas Kodim 0715 Kendal untuk anggota TNI.

Sedangkan untuk wartawan dan pelaku pelayanan publik lain dilayani di RSUD dr H Soewondo Kendal. Hal ini untuk mempermudah bagi peserta yang akan melakukan vaksin.

Salah satu wartawan, Vian mengaku lega sudah divaksin. Sehingga dalam melaksanakan tugas tidak merasa was-was dan khawatir jika tertular virus.

“Aktivitas kami setiap hari berhubungan dan bersinggungan dengan banyak orang. Jadi vaksin ini sangat kami perlukan, agar bisa mencegah penularan virus,” tukasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.