in

Dapur Umum di Polres Distribusikan Makanan untuk Penderita Covid-19

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto SIK MHP, Bupati Idza Priyanti, dan sejumlah pejabat, mengunjungi dapur umum di Mapolres Brebes. (Foto : Brebeskab.go.id)

 

HALO BREBES – Upaya mendukung Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Brebes, Pemkab, TNI, dan Polri mendirikan dapur umum.

Nasi kotak dari dapur umum, kemudian dibagikan ke 116 posko, untuk kemudian diberikan kepada warga yang terkonfirmasi positif, dan mereka yang sedang menjalani karantina di rumah. Selain nasi kotak, warga juga memperoleh bantuan sembako.

Dengan cara itu mereka tidak perlu bepergian untuk memperoleh kebutuhan dasar, terutama makanan. Hal ini akan mengurangi pergerakan warga, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko penularan Covid-19

“Dapur umum Covid-19 di Mapolres menyiapkan 1.000 nasi kotak, untuk dibagikan ke Posko PPKM Mikro, dan nantinya akan dibagikan langsung kepada warga ke rumah langsung,” kata Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto SIK MHP, seperti dirilis Brebeskab.go.id.

Edukasi kesehatan pencegahan Covid-19, juga turut disampaikan kepada seluruh warga, saat distribusi makanan. Petugas mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, mengurangi aktivitas di luar, serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

“Dapur umum ini merupakan upaya TNI-POLRI dan Pemkab Brebes untuk meringankan beban warga di tengah pandemi saat ini. Kegiatan ini juga menjadi simbol ketahanan pangan demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kami harap bantuan ini bisa menambah semangat masyarakat untuk ikut berjuang dalam melawan Covid-19,” imbuh Kapolres.

Dengan PPKM mikro yang didukung pula dengan bantuan pangan ini, diharapkan jumlah rukun tetangga yang masuk zona kuning terus menurun.

“Sampai tanggal 22 nanti kita berharap bisa turun lagi paling tidak 50 persen,” kata dia.

Sinergi

Bupati Brebes HjIdza Priyanti SE MH, di sela pembuatan dapur umum di Mapolres Brebes, Kamis (18/2) lalu, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Pemkab, TNI, dan Polri, untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dalam pembuatan dapur umum, selain Idza Priyanti SE yang didampingi suami Dr Drs AKBP Warsidin MH, hadir pula Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto SIK MHP, dan Dandim 0713/Brebes yang diwakili oleh Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku dan pejabat lainnya.

“Sinergi tiga pilar antara Pemkab, TNI dan Polri harus dibangun, untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Wujudnya, dengan membuat Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di masing-masing Kelurahan dan Desa,” kata Idza Priyanti.

Dapur umum, kata Idza, juga sebagai bentuk kepedulian dan jaring pengaman sosial.

“Dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Brebes, kita besinergi. Di lapangan, akan bergerak cepat antara Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas serta Bidan Desa,” tutur Bupati.

Menurut Idza, saat ini sebanyak 104 RT di Kabupaten Brebes masuk zona kuning penyebaran Covid-19. Angka itu menurun dibandingkan data pada pekan lalu yang mencapai 202 RT.

“Artinya, ada 98 RT yang sudah masuk zona hijau,” ungkap Idza. (HS-08)

Share This

Kunjungi Jogja, Begini Pesan Kapolri Soal PPKM

Warga Terdampak Longsor Desa Banjarpanepen Kini Tinggali Rumah Baru