in

Dapatkan Izin PJJ Dari Kemendikbud, Udinus Berkomitmen Tingkatkan Fasilitas Pembelajaran

Penyerahan SK dari Kemendikbud Ristek yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Bhimo Widyo Andoko, SH, MH kepada Rektor Udinus, Prof Dr Ir Edi Noersasongko, MKom, Senin (7/3/2022).

HALO SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang resmi membuka Program Studi Informatika Program Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Kampus biru yang dikenal dengan teknologinya menjadi Perguruan Tinggi keenam di Indonesia yang membuka di program pendidikan tersebut.

Resminya pembukaan program studi baru ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dengan nomor 88/E/O/2022. SK tersebut yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Bhimo Widyo Andoko, SH, MH kepada Rektor Udinus, Prof Dr Ir Edi Noersasongko, MKom, Senin (7/3/2022).

Selain itu, disaksikan juga oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof Dr Supriadi Rustad MSi, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr Kusni Ingsih, MM dan Wakil Rektor I Bidang Riset dan Kerja Sama, Dr Pulung Nurtantio Andono ST, MKom. Tak hanya jajaran wakil rektor saja, tetapi seluruh dekan di Udinus juga turut menyaksikan penyerahan SK Program Studi Informatika Program Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Prosesi penyerahan SK yang dilakukan di ruang rapat gedung H lantai 1, tentunya telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti dilakukan test Swab Antigen bagi seluruh civitas akademika Udinus serta tamu yang hadir di prosesi tersebut.

Rektor Udinus, Prof Dr Ir Edi Noersasongko, MKom mengaku bangga Udinus mampu dipercaya oleh Kemendikbud Ristek untuk menjalankan PJJ. Ia menyampaikan bahwa program itu diadaptasi dari keadaan pandemi Covid-19, dengan memaksimalkan kegiatan daring untuk seluruh mahasiswa. Sehingga kualitas pembelajaran pada PJJ akan sama dengan perkuliahan tatap muka, seperti pada sistem tanya jawab, ujian hingga absensi.

“Ini menjadi suatu capaian yang membanggakan bagi seluruh sivitas akademika Udinus. Kami akan terus mengembangkan fasilitas untuk menjalankan program ini sehingga dapat terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Bhimo Widyo Andoko, SH, MH berharap dengan perizinan ini Udinus dapat memberikan kontribusi dengan jangkauan yang lebih luas. Udinus menjadi salah satu dari 6 perguruan tinggi di Indonesia yang mendapatkan izin untuk PJJ di Program Studi Informatika Program Sarjana. Ia menambahkan, perizinan PJJ masih sangat dibatasi karena perlu adanya dukungan mitra kerja dari berbagai daerah sebagai persyaratannya.(HS)

Ratusan Driver Ojol Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Jateng, Ini Tuntutan Mereka

Pemkab Semarang Siapkan 78 Nakes Khusus Dampingi Lansia dan Tangani Stunting