Dana Insentif Daerah Rp 12,5 Miliar Untuk Tangani Covid-19 dan Pulihkan Ekonomi

Sekda Kendal, M Toha.

 

HALO KENDAL – Pemerintah pusat kembali menggelontorkan Dana Insentif Desa (DID) kepada daerah-daerah guna penanganan Covid-19. Salah satunya ke Pemerintah Kabupaten Kendal, yang menerima anggaran sebesar Rp 12,5 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh Toha beberapa waktu lalu mengatakan, dana tersebut merupakan dana tambahan bagi pemerintah daerah guna menangani Covid-19, hingga pemulihan ekonomi masyarakat.

“Sejumlah anggaran tersebut akan dimaksimalkan dalam 3 kategori. Pertama, akan kami maksimalkan dana guna menambah segala kebutuhan kesehatan (medis) penanganan Covid-19,” terangnya.

Kedua, DID juga diperuntukkan sebagai tambahan jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang terdampak corona.

“Dan ketiga pemulihan ekonomi masyarakat berupa stimulus dan penunjang perekonomian, seperti contoh padat karya dan lainnya,” jelas Moh Toha.

Dikatakan, pengalokasian DID saat ini masih dalam proses perhitungan.

Pihaknya sudah mengintruksikan masing-masing oganisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghitung jumlah kebutuhan yang perlu dioptimalkan di tengah pandemi corona.

“Dari Rp 12,5 miliar ini, baru dihitung banyaknya yang mengajukan oleh masing-masing OPD. Perlunya apa, kebutuhannya apa jadi jelas,” tuturnya.

Rencananya, dana tersebut akan diberikan kepada masing-masing OPD dalam bentuk barang yang diperlukan.

Termasuk memberikan stimulus kepada para petani maupun pelaku usaha dalam bentuk barang yang dibutuhkan, seperti alat pertanian, pupuk, maupun alat usaha.

“Kemarin ada fasilitasi pembuatan wadah atau kranjang jadi tikar. Sepertinya ini juga diajukan kemarin. Ada juga stimulus petani misalnya, dan keperluan-keperluan lainnya berdasarkan 3 kategori yang telah ditentukan,” pungkas Moh Toha.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.