Dalam Tiga Hari Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Wilayah Jawa Tengah

Ilustrasi hujan lebat.

 

HALO SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang memprediksi, cuaca ektrem masih akan terjadi di wilayah Jawa Tengah.

Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya pola sikonal, berupa tekanan rendah di selatan Indonesia yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi), serta daerah belokan angin (shear) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Selain itu, didukung dengan suhu muka laut yang cukup hangat, masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di Jaws Tengah.

Menurut, Prakirawan Cuaca, Triyotomo, dalam informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang, dalam tiga hari ke depan, potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yabg disertai kilat atau petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah.

Dikatakan dalam release BMKG, hujan ringan, sedang dan lebat, berpotensi terjadi di Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Kendal, Kota/Kabupaten Semarang, Demak, Kudus, Pati, Rembang, Jepara, Blora, Purwodadi.

“Kemudian Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Sukoharjo, Kebumen, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Magelang, Solo, Klaten, Boyolali dan sekitarnya,” jelasnya, Minggu (14/2/2021).

Sedangkan hari Senin (15/2/2021), lanjutnya, cuaca ekstrem, dengan hujan ringan, sedang dan lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kota/Kabupaten Semarang.

“Kemudian Temanggung, Cilacap, Salatiga, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sragen, Blora, Purwodadi, Jepara, Demak, Kudus, Kebumen, Wonogiri, Karanganyar, Solo dan sekitarnya,” lanjut Triyotomo.

Untuk Selasa (16/2/2021), cuaca ekstrem, dengan hujan ringan, sedang dan lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di Magelang, Boyolali, Klaten, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal.

“Kemudian Kota/Kabupaten Semarang, Salatiga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Blora, Purwodadi dan sekitarnya,” imbuh Triyotomo.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal dalam releasenya melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Kendal, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es dan lain-lain. Selain itu juga dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” tukas Pelaksana Harian Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistiyo.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.