Dalam Seminggu, Kejati Jateng Berhasil Menangkap Tiga Buron

Kepala Kejati Jateng, Priyanto saat konferensi pers di Kejati Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (9/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri dan Tim AMC (Adhyaksa Monitoring Centre) dari Kejaksaan Agung, dalam seminggu berhasil menangkap tiga pelaku yang sebelumnya ditetapkan sebagai buron.

Kepala Kejati Jateng, Priyanto mengatakan, Tim Tabur Kejari Pati berhasil menangkap eks-Direktur PD BPR BKK Dukuhseti, Hendro (45). Hendro yang merupakan terpidana kasus korupsi itu buron sekitar 15 tahun.

Penangkapan DPO (daftar pencarian orang) tersebut berdasarkan putusan MA Nomor 159 k/Pid/2006 tanggal 8 Maret 2007 dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap dengan amar putusan PT Nomor 132/Pid/2005/PT Smg dan putusan PN. Pati Nomor 129/Pid.B/2004/PN.Pt.

“Perkara korupsi, sebenarnya sudah lama sejak 2006, kita eksekusi kemarin dalam penangkapan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan,” ucap Priyanto.

Kemudian, lanjut Priyanto, Tim Tabur Kejaksaan Negeri Purbalingga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menangkap pelaku tindak terpidana perlindungan anak bernama Alfian Sutadi Aji alias Aji (30 tahun) yang masuk dalam DPO selama 5 tahun.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (8/4/2021) pukul 21.40 WIB di Perum Villa Indah Permai Blok H.2 No 36 RT 005/035 Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Penangkapan DPO tersebut berdasarkan putusan MA No. 2419 K/Pid Sus/2015 tanggal 31 Mei 2016 dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap dengan amar putusan pidana penjara 4 tahun dan denda sebesar Rp 60 juta.

Selanjutnya, masih Priyanto, Tim Tabur Kejari Kebumen bekerja sama dengan Kejari Jateng dan Kejaksaan Agung berhasil mengamankan pelaku tindak pidana perlindungan anak bernama Muhammad Amar Maaruf yang masuk dalam DPO selama 3 tahun.

Penangkapan ini dilakukan pada Kamis (8/4/2021) pukul 18.30 di RM Minang Family, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

“Sebenarnya masih ada beberapa DPO lagi, saya katakan tidak akan ada rasa aman bagi DPO ini. Saya imbau untuk segera menyerahkan diri dan mohon bantuanya dari informasi masyarakat bisa berkomunikasi pasti nanti akan saya kejar,” imbuhnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.